<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3869194591042636691</id><updated>2012-02-16T19:45:06.775-08:00</updated><category term='Organisasi Islam'/><category term='SYARIAH'/><category term='Kisah islami'/><category term='TOKOH ISLAM'/><category term='tafakkur'/><category term=':'/><category term='tips menarik'/><category term='Dawah islamiah'/><category term='hikmah'/><title type='text'>dawah seorang moslem</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://edawah-moslem.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3869194591042636691/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://edawah-moslem.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>azby</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-xLzNO1ibuGo/TteVUdiwxHI/AAAAAAAAAJc/ybFA5sfn_TY/s220/386334_321990007817547_100000196524311_1508442_680672819_n.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>16</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3869194591042636691.post-3533034183842623086</id><published>2012-02-04T21:59:00.000-08:00</published><updated>2012-02-04T22:00:34.395-08:00</updated><title type='text'>pengertian taqwa</title><content type='html'>Kata “Taqwa” berasal dari kata “Wiqoyah” jika dikatakan waqoo asy Syai’i, waqyan, wiqoyatan dan waaqiyatan berarti Shoonahu atau menjaganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Manzhur mengatakan bahwa huruf “Ta” pada kata “Taqwa” merupakan badal (pengganti) dari huruf “Waw” sedangkan huruf “Waw” merupakan badal (pengganti) dari huruf “Ya”. Didalam al Qur’an disebutkan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَآَتَاهُمْ تَقْوَاهُمْ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maknanya adalah balasan ketaqwaan mereka. Ada juga yang mengatakan maknanya adalah Allah telah menganugerahkan kepada mereka ketaqwaan. (Lisan al Arab 15/ 401)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu ar Raghib al Asfahani mengatakan bahwa wiqoyah asy Syai’i adalah menjaga sesuatu dari segala yang bisa menyakiti atau mencelakakannya. Firman Allah swt :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فَوَقَاهُمُ اللَّهُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya : “Maka Allah memelihara mereka.” (QS. Al Insan : 11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَمَا لَهُمْ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَاقٍ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya : “Dan tak ada bagi mereka seorang pelindungpun dari (azab) Allah.” (QS. Al Ahzab : 34)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya : “Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.” (QS. At Tharim : 6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian ar Raghib mengatakan bahwa taqwa didalam definisi syariat bermakna menjaga diri terhadap hal-hal yang mengandung dosa, yaitu dengan meninggalkan apa-apa yang diharamkan dan hal itu disempurnakan dengan meninggalkan sebagaian yang mubah (dibolehkan) sebagaimana diriwayatkan, “Sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram juga jelas. Dan barangsiapa yang menggembalakan (kambing) di sekitar daerah larangan maka dia bisa terjatuh didalamnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Firman Allah swt :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فَمَنِ اتَّقَى وَأَصْلَحَ فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ (35)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya : “Maka Barangsiapa yang bertakwa dan mengadakan perbaikan, tidaklah ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.” (QS. Al A’raf : 35)—(Mufrodat Ghaarib al Qur’an 1/531)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan apa yang disebutkan oleh KH. Zaenudin MZ—semoga Allah merahmatinya—tentang pengertian taqwa yang diambil dari huruf-huruf yang dikandungnya, yaitu huruf “Ta” (bukan “Tho”) adalah Tawadhu, huruf “Qaf” adalah Qona’ah, begitu pula terhadap huruf “Waw” dan “Ya” maka—Allahu A’lam—saya tidak mengetahui dari mana sumbernya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi sebagaimana lazimnya didalam sebuah pendefinisian terhadap sesuatu didalam syariat (terminologi) maka para ulama mendasarkannya kepada makna bahasa (etimologi) bukan berdasarkan kepada huruf-huruf yang ada dikandungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan jika kita merujuk kepada setiap kamus bahasa arab tentang kata “Taqwa” maka ia kembali kepada kata “Waqo, Wiqoyatan” yang berarti menjaga dan memelihara diri dari sesuatu yang ditakutinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan berbagai definisi para ulama tentang taqwa berada di seputar kata “takut” yaitu suatu perasaan (emosi) yang mendorong seseorang untuk melakukan pemeliharaan diri dari sesuatu yang bisa membahayakan atau menyakitinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara pengertian taqwa yang diberikan para ulama—selain yang diungkapkan ar Raghib diatas—adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ali bin Abi Thalib berkata,”Taqwa adalah takut kepada Yang Maha Perkasa, mengamalkan al Qur’an, qanaah dengan yang sedikit dan mempersiapkan hari perpindahan (dari dunia ke alam akherat).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Ibnu Rajab berkata,”.. Taqwa seorang hamba kepada Allah adalah menjadikan antara dirinya dengan apa-apa ditakutinya dari Allah swt, seperti murka-Nya, kemarahan-Nya, siksa-Nya sebuah pemeliharaan yang melindunginya dari itu semua yaitu dengan mengerjakan ketaatan dan menjauhi kemaksiatan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thalq bin Habib mengatakan,”Taqwa adalah beramal taat kepada Allah diatas nur dari Allah dengan mengharapkan pahala Allah serta meninggalkan maksiat terhadap Allah diatas nur dari Allah dengan perasaan takut terhadap adzab Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu A’lam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.eramuslim.com  referensi terbaik&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3869194591042636691-3533034183842623086?l=edawah-moslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3869194591042636691/posts/default/3533034183842623086'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3869194591042636691/posts/default/3533034183842623086'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://edawah-moslem.blogspot.com/2012/02/pengertian-taqwa.html' title='pengertian taqwa'/><author><name>azby</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-xLzNO1ibuGo/TteVUdiwxHI/AAAAAAAAAJc/ybFA5sfn_TY/s220/386334_321990007817547_100000196524311_1508442_680672819_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3869194591042636691.post-2241969100630785342</id><published>2011-11-16T17:38:00.000-08:00</published><updated>2011-11-16T17:49:07.066-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Organisasi Islam'/><title type='text'>KAMMI</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/08/sejarah-berdirinya-organisasi-kammi.html"&gt;KAMMI&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) adalah sebuah organisasi mahasiswa muslim yang lahir di era reformasi yaitu tepatnya tanggal 29 Maret 1998 di Malang. Anggotanya tersebar di hampir seluruh PTN/PTS di Indonesia. Saat ini, kader KAMMI sudah mampu menjadi pemimpin kampus (Ketua BEM) hampir di 300 kampus. Selain itu, memiliki cabang juga di Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KAMMI adalah organisasi ekstra kampus yang menghimpun mahasiswa muslim seluruh Indonesia secara lintas sektoral, suku, ras dan golongan. &lt;a href="http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/08/sejarah-berdirinya-organisasi-kammi.html"&gt;KAMMI &lt;/a&gt;menghimpun segenap mahasiswa muslim Indonesia yang bersedia bekerjasama membangun negara dan bangsa Indonesia. KAMMI berperan sebagai wadah dan mitra bagi mahasiswa Indonesia yang ingin menegakkan keadilan dan kebenaran dalam wadah negara hukum Indonesia melalui tahapan pembangunan nasional yang sehat dan bertanggung jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KAMMI mengambil peran sebagai mitra bagi masyarakat dalam upaya-upaya pembangunan masyarakat sipil, demokratisasi dan pembangunan kesatuan/persaudaraan ummat dan bangsa melalui pendampingan/advokasi sosial, kritisi/konstruktif terhadap kebijakan negara yang memarginalisasi masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan Kepengurusan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepengurusan pertama adalah periode al-akh Fahri Hamzah, yakni sejak Deklarasi sampai Muktamar I di Bekasi pada bulan November 1998. Periode ini memfokuskan aktivitasnya kepada aktualisasi jaringan nasional untuk mengambil peran historis secara heroik dalam proses reformasi di Indonesia, yakni dengan menggiatkan aksi secara simultan, merata, kontinyu, dan menegaskan komitmen reformasi yang jelas. Periode ini adalah masa launching ke hadapan publik dan positioning awal KAMMI sebagai elemen gerakan mahasiswa yang diharap selalu mengambil peran terdepan dalam perjalanan sejarah Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Periode kedua adalah masa al-akh Fitra Arsil, yang terpilih untuk menggantikan akh Fahri dalam Muktamar I dan menjalankan amanah sampai Muktamar II di Yogyakarta pada bulan November 2000. Periode ini memiliki tugas untuk secara serius menata infrastruktur organisasi KAMMI yang establish dan merancang sistem kaderisasi KAMMI yang lebih terstruktur. Juga melakukan berbagai aksi sosial dan kemanusiaan untuk ikut mengatasi beban rakyat yang ditimbulkan oleh krisis berkepanjangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Periode ketiga adalah masa al-akh Andi Rahmat yang terpilih dalam Muktamar II KAMMI di Yogyakarta dan direncanakan menjabat sampai tahun 2002. Periode ini menekankan pentingnya positioning strategis KAMMI di tengah pluralitas gerakan yang ingin mewarnai proses transisi di Indonesia. Namun hal tersebut tidak berlangsung lama, akh Andi Rahmat menyatakan mundur dari jabatannya pada bulan Maret 2001&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kredo Gerakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kami adalah orang-orang yang berpikir dan berkendak merdeka. Tidak ada satu orang pun yang bisa memaksa kami bertindak. Kami hanya bertindak atas dasar pemahaman, bukan taklid, serta atas dasar keikhlasan, bukan mencari pujian atau kedudukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kami adalah orang-orang pemberani. Hanyalah Allah yang kami takuti. Tidak ada satu makhluk pun yang bisa menggentarkan hati kami, atau membuat kami tertunduk apalagi takluk kepadanya. Tiada yang kami takuti, kecuali ketakutan kepada selain-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kami adalah para petarung sejati. Atas nama al-haq kami bertempur, sampai tidak ada lagi fitnah di muka bumi ini. Kami bukan golongan orang yang melarikan diri dari medan pertempuran atau orang-orang yang enggan pergi berjihad. Kami akan memenangkan setiap pertarungan dengan menegakkan prinsip-prinsip Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kami adalah penghitung risiko yang cermat, tetapi kami bukanlah orang-orang yang takut mengambil risiko. Syahid adalah kemuliaan dan cita-cita tertinggi kami. Kami adalah para perindu surga. Kami akan menyebarkan aromanya di dalam kehidupan keseharian kami kepada suasana lingkungan kami. Hari-hari kami senantiasa dihiasi dengan tilawah, dzikir, saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran, diskusi-diskusi yang bermanfaat dan jauh dari kesia-siaan, serta kerja-kerja yang konkret bagi perbaikan masyarakat.Kami adalah putra-putri kandung dakwah, akan beredar bersama dakwah ini ke mana pun perginya, menjadi pembangunnya yang paling tekun, menjadi penyebarnya yang paling agresif, serta penegaknya yang paling kokoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Kami adalah orang-orang yang senantiasa menyiapkan diri untuk masa depan Islam. Kami bukanlah orang yang suka berleha-leha, minimalis dan loyo. Kami senantiasa bertebaran di dalam kehidupan, melakukan eksperimen yang terencana, dan kami adalah orang-orang progressif yang bebas dari kejumudan, karena kami memandang bahwa kehidupan ini adalah tempat untuk belajar, agar kami dan para penerus kami menjadi perebut kemenangan yang hanya akan kami persembahkan untuk Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kami adalah ilmuwan yang tajam analisisnya, pemuda yang kritis terhadap kebatilan, politisi yang piawai mengalahkan muslihat musuh dan yang piawai dalam memperjuangkan kepentingan umat, seorang pejuang di siang hari dan rahib di malam hari, pemimpin yang bermoral, teguh pada prinsip dan mampu mentransformasikan masyarakat, guru yang mampu memberikan kepahaman dan teladan, sahabat yang tulus dan penuh kasih sayang, relawan yang mampu memecahkan masalah sosial, warga yang ramah kepada masyarakatnya dan responsif terhadap masalah mereka, manajer yang efektif dan efisien, prajurit yang gagah berani dan pintar bersiasat, prajurit, diplomat yang terampil berdialog, piawai berwacana, luas pergaulannya, percaya diri yang tinggi, semangat yang berkobar tinggi.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Visi KAMMI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KAMMI&lt;/span&gt; merupakan wadah perjuangan permanen yang akan melahirkan kader-kader pemimpin masa depan yang tangguh dalam upaya mewujudkan masyarakat Islami di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Misi &lt;a href="http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/08/sejarah-berdirinya-organisasi-kammi.html"&gt;KAMMI&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Membina keislaman, keimanan, dan ketaqwaan mahasiswa muslim Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Menggali, mengembangkan, dan memantapkan potensi dakwah, intelektual, sosial, dan politik mahasiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mencerahkan dan meningkatkan kualitas masyarakat Indonesia menjadi masyarakat yang rabbani, madani (civil society).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Memelopori dan memelihara komunikasi, solidaritas, dan kerjasama mahasiswa Indonesia dalam menyelesaikan permasalahan kerakyatan dan kebangsaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mengembangkan kerjasama antar elemen masyarakat dengan semangat membawa kebaikan, menyebar manfaat, dan mencegah kemungkaran (amar maruf nahi munkar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://kammikomsatunmul.blogspot.com"&gt;KAMMI UNMUL&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3869194591042636691-2241969100630785342?l=edawah-moslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3869194591042636691/posts/default/2241969100630785342'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3869194591042636691/posts/default/2241969100630785342'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/11/kammi.html' title='KAMMI'/><author><name>azby</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-xLzNO1ibuGo/TteVUdiwxHI/AAAAAAAAAJc/ybFA5sfn_TY/s220/386334_321990007817547_100000196524311_1508442_680672819_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3869194591042636691.post-3552624165612313795</id><published>2011-11-03T16:54:00.000-07:00</published><updated>2011-11-03T17:04:46.828-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dawah islamiah'/><title type='text'>KEUTAMAAN HARI ARAFAH</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-vGcsKu9WKdA/TrMrfygD_dI/AAAAAAAAAIo/PNpmBHOSW18/s1600/arafah_283x200_fa953c421751dfea7272635860e1cfb4.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 283px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-vGcsKu9WKdA/TrMrfygD_dI/AAAAAAAAAIo/PNpmBHOSW18/s320/arafah_283x200_fa953c421751dfea7272635860e1cfb4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5670924180921777618" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;KEUTAMAAN HARI ARAFAH&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai dengan sidang itsbat yang dilakukan oleh Kementerian Agama, MUI dan berbagai ormas, Pemerintah menetapkan bahwa 1 Dzulhijah 1432 H jatuh pada tanggal 28 Oktober 2011 dan Idul Adha pada 6 November 2011. Maka, hari Arafah 9 Dzulhijah jatuh pada tanggal 5 November 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Arafah&lt;/span&gt; memang salah satu hari istimewa, karena pada hari itu Allah SWT. membanggakan para hamba-Nya yang sedang berkumpul di Arafah di hadapan para malaikat-Nya. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ وَإِنَّهُ لَيَدْنُو ثُمَّ يُبَاهِي بِهِمُ الْمَلَائِكَةَ فَيَقُولُ مَا أَرَادَ هَؤُلَاءِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak ada satu hari yang lebih banyak Allah memerdekakan hamba dari neraka pada hari itu daripada hari Arafah. Dan sesungguhnya Allah mendekat, kemudian Dia membanggakan mereka (para hamba-Nya yang sedang berkumpul di Arafah) kepada para malaikat. Dia berfirman, ‘Apa keinginan mereka (akan Ku kabulkan)?‘” (HR. Muslim, no. 1348).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Nawawi rahimahullah berkata: “Hadits ini jelas sekali menunjukkan keutamaan hari Arafah”. (Syarah Shahih Muslim 9/125). Oleh karena itu, tidak aneh jika kaum muslimin yang tidak wukuf di Arafah disyariatkan berpuasa satu hari Arafah ini, dengan janji keutamaan yang sangat besar. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Puasa satu hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah), aku berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya dan satu tahun setelahnya. Puasa hari ‘Asyura’ (tanggal 10 Muharram), aku berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya.” (HR. Muslim, no 1162).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Arafah sebagai hari disempurnakannya dien dan dicukupkan nikmat. Dalam Shahihain, dari Umar bin Khathab radliyallah 'anhu, ada seorang laki-laki Yahudi berkata kepadanya: "wahai amirul mukminin, ada satu ayat dalam kitab kalian yang kalian baca, kalau ayat itu diturunkan kepada kami, orang-orang Yahudi, pasti kami menjadikan hari diturunkannya itu sebagai hari raya." Umar radliyallah 'anhu bertanya: "ayat yang mana itu?" Dia menjawab:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridai &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/08/islam-itu-indah.html"&gt;Islam itu&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; jadi agama bagimu." (QS. Al-Maidah: 3). Umar menjawab: "kami mengetahui hari dan tempat diturunkannya  ayat kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, pada saat itu beliau berada di Arafah pada hari Jum'at."&lt;br /&gt;Pada hari Arafah juga Allah SWT. mengambil perjanjian atas keturunan Nabi Adam. Dari Ibnu Abbbas radliyallah 'anhuma berkata: Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "sesungguhnya Allah SWT. telah mengambil perjanjian anak turun Adam pada hari Arafah. &lt;br /&gt;Allah mengeluarkan keturunannya dari sulbinya dan meletakkan di tangan-Nya, mereka laksana semut-semut kecil, kemudian Allah berbicara kepada mereka, "bukankah aku ini Tuhan kalian." Mereka menjawab: "benar, kami menjadi saksi." "Agar kalian pada hari kiamat tidak berkata, 'Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)' atau agar kalian tidak berkata, 'Sesungguhnya orang-orang tua kami telah mempersekutukan Tuhan sejak dahulu, sedang kami ini adalah anak-anak keturunan yang (datang) sesudah mereka. Maka apakah Engkau akan membinasakan kami karena perbuatan orang-orang yang sesat dahulu?'." (QS. Al-A'raf: 172-173). (HR. Imam Ahmad dan dishahihkan oleh al-Albani).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;dan keutamaan puasa arafah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Abu Qatadah bahwa Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,”Puasa pada hari Arafah, aku memohon pula kepada Allah, agar puasa itu bisa menghapus dosa setahun penuh sebelumnya dan setahun sesudahnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asy Syarbini al Khatib berkata,”Ia (hari Arafah) adalah sebaik-baik hari berdasarkan hadits Muslim, ‘Tidak ada satu hari pun yang di hari itu Allah lebih banyak membebaskan hamba-Nya dari api neraka daripada hari 'Arafah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumhur Fuqaha—kalangan Maliki, Syafi’i dan Hambali—berpendapat bahwa tidak dianjurkan (puasa Arafah) bagi seorang yang berhaji walaupun ia memiliki kekuatan dan puasa yang dilakukannya itu makruh menurut para ulama Maliki dan Hambali sedangkan menurut Syafi’i hal itu menyelisihi keutamaan berdasarkan riwayat Ummu al Fadhl binti al Harits,”Ummu Al Fadhl mengirimkan mangkuk yang berisi susu kepada beliau sementara beliau sedang berada di atas untanya di 'Arafah lalu beliau meminumnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Ibnu Umar bahwa beliau pernah berhaji bersama Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam kemudian bersama Abu Bakar kemudian Umar kemudian Utsman dan tidak satu pun dari mereka yang berpuasa.” Karena hal itu dapat melemahkannya tatkala wuquf dan berdoa maka meninggalkannya adalah lebih utama. Dan ada juga yang mengatakan bahwa hal itu dikarenakan mereka adalah tamu-tamu Allah dan peziarah-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalangan Syafi’i berkata,”Disunnahkan berbuka bagi seorang yang melakukan perjalanan (safar) dan orang yang sakit secara mutlak.” Mereka berkata,”Disunnahkan berpuasa bagi seorang yang berhaji yang tidak sampai ke Arafah kecuali malam hari dikarenakan hilangnya sebab.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalangan Hanafi berpendapat dianjurkan (puasa) juga bagi seorang yang berhaji apabila hal itu tidak melemahkannya ketika wuquf di Arafah dan tidak menggangunya dalam berdoa dan jika hal itu melemahkannya maka makruh baginya berpuasa. (al Mausu’ah al Fiqhiyah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ikadi.or.id"&gt;ikadi&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3869194591042636691-3552624165612313795?l=edawah-moslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3869194591042636691/posts/default/3552624165612313795'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3869194591042636691/posts/default/3552624165612313795'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/11/keutamaan-hari-arafah.html' title='KEUTAMAAN HARI ARAFAH'/><author><name>azby</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-xLzNO1ibuGo/TteVUdiwxHI/AAAAAAAAAJc/ybFA5sfn_TY/s220/386334_321990007817547_100000196524311_1508442_680672819_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-vGcsKu9WKdA/TrMrfygD_dI/AAAAAAAAAIo/PNpmBHOSW18/s72-c/arafah_283x200_fa953c421751dfea7272635860e1cfb4.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3869194591042636691.post-3498007066901119169</id><published>2011-10-28T18:59:00.000-07:00</published><updated>2011-11-03T17:05:20.872-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah islami'/><title type='text'>Ketampanan Hatinya Meluluhkan Hati Gadis Cantik</title><content type='html'>Kisah ini  diambil dari rangkaian perjalanan  sahabat saya yang mempunyai nama lengkap ‘Ibad Rahman’ (bukan nama sebenarnya) biasa disapa dengan Ibad, berasal dari Bekasi, Jawa Barat. Kita sama-sama menuntut ilmu di Mesir, dan tinggal di dalam satu Asrama Pelajar Azhar yang sama  dekat kampus tercinta, hanya saja dia lebih dahulu daripada saya 1 tahun, saya ambil jurusan Ushuluddin, sedangkan Ibad lebih memilih syari’ah Islamiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm….Kalau  boleh jujur, kisah sepele ini sebenarnya lebih bermakna ketimbang cerita seorang pelajar bernama azzam serta kesungguhannya dalam mencari cinta yang halal dan kebenaran yang diabadikan via novel yang sangat fenomenal di tanah air ‘’Ketika Cinta Bertasbih’’ atau  cerita dari Fakhri dalam novel ‘’Ayat-Ayat Cinta’’ yang puluhan kali dicetak ulang lalu difilmkan dan ditonton oleh 3,5 juta orang  serta berhasil terjual  lebih dari 400.000 exp. (ceritanya pun terlalu jauh dari kenyataan di tengah sahara kehidupan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sederhana, mudah bergaul, cerdas,  pekerja keras dengan postur tubuhnya yang tidak terlalu besar, dan pemberani, bukan juga tipe yang konfrontatif, oportunis apalagi glamour, melainkan pelajar dengan tipe realistis serta  Professional yang berorientasi pada studi saja  selama di Mesir, juga sempat mengenyam pendidikan di Universitas Teknologi Bandung, walau tidak lama, pandai dalam disiplin ilmu fisika, kimia dan sejenisnya, dialah Ibad seorang sahabat yang selalu teringat dalam benak saya sampai saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jauh sebelum kuliah ke Mesir, sebenarnya dia ini tidak cakap berbahasa Arab bahkan tidak ada background pesantren., sebut sajalah  orang  awam dalam masalah agama, akan tetapi cinta dengan kebenaran, singkat cerita….tentunya kita pernah mendengar konflik yang terjadi di Ambon tahun 2000 pasca lengsernya rezim orde baru di tangan pemimpin partai berkuasa saat itu yang  kendaraan politiknya semakin menggelitik dan sampai sekarang masih eksis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah apa alasannya…akhirnya dia memutuskan untuk ikut berjihad ke Ambon dan meninggalkan kuliahnya di ITB, saya pun sempat terbakar semangatnya ketika menyaksikan video tentang Ambon apalagi saat itu masih mesantren, tapi sayangnya semangat ini tidak sebanding lurus dengan keimanan yang masih cinta akan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarlah Al Qur’an menceritakan perihal orang-orang yang beriman, yaitu Allah lah yang langsung membimbing mereka, terbingkai indah dalam surat Yunus ayat 9 juz 11 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, mereka diberi petunjuk oleh Tuhan mereka karena keimanannya [1]…………….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya berupa bimbingan sebagai balasan bagi orang yang  beriman dan bertaqwa, tapi juga Allah  lah  yang  senantiasa menjadi sang murabbi atau guru terbaik baginya, sesuai dengan surat Al Baqarah ayat 282 juz 3 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…………Dan bertakwalah kepada Allah; Allah mengajarmu; dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain halnya dengan orang yang kufur dan tidak percaya akan tanda-tanda kebesarannya, Allah tidak akan membimbing mereka bahkan baginya adzab yang teramat pedih sebagai balasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah (Al Quran), Allah tidak akan memberi petunjuk kepada mereka dan bagi mereka azab yang pedih. (QS ; An Nahl ayat 104 juz 14)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin dari sinilah Allah membimbing sahabat saya untuk pergi berjihad membantu saudara seiman di tanah para syuhada Ambon sebagai awal dari datangnya hidayah kepadanya, subhanallah,…. keberaniannya membuat saya kagum sama halnya kekaguman saya kepada Rasulullah, seorang yang sederhana tapi sangat pemberani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas bin Malik menuturkan, ‘’Rasulullah adalah pribadi yang paling bagus akhlaqnya paling dermawan dan paling pemberani. Suatu malam, para penduduk Madinah dikejutkan oleh datangnya suara aneh. Beberapa orang langsung menuju suara tersebut, ternyata mereka mendapati Rasulullah sudah pulang. Ternyata  beliau sudah mendahului mereka menemui suara itu.  Dengan masih mengendarai kudanya, beliau berkata, ‘’ mengapa kalian takut ? mengapa kalian takut ? itu hanya suara air laut. Yah, hanya suara air laut saja.’’ Beliau memang seorang kesatria pemberani. [2]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Ibad  kembali  ke Bandung setelah beberapa pekan di Ambon dengan membawa jutaan pelajaran berharga, dimana dia menyaksikan langsung kejadian demi kejadian  memilukan, beberapa kerabatnya mendapatkan  syahid di tanah Ambon.  (Mudah-mudahan Allah menerima pahala syahid mereka…Ya Robbana)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; ‘’Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah, (bahwa mereka itu ) mati; bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup [3], tetapi kamu tidak menyadarinya’’.(QS : Al Baqarah ayat 154 juz 2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Skenario Awal Dari Sang Sutradara Kehidupan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takdirlah yang mempertemukan mereka (Ibad dan gadis lugu) untuk pertama kali, ketika sama-sama belajar di ITB, saat itu Ibad mengikuti orientasi mahasiswa baru jenjang S1, sedangkan gadis itu pada jenjang di atasnya yaitu S2, tidak banyak cerita yang saya dapat dari kisah pertemuan mereka, karena memang frekuensi pertemuan mereka berdua pun tidaklah banyak, sempat bertemu di tempat photocopy kampus, selirik dua lirik mereka pun saling mengenal wajah tanpa banyak komunikasi alias jarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekembalinya Ibad dari Ambon seperti yang saya ceritakan pada paragraf sebelumnya, akhirnya dengan tekad bulat dia memutuskan untuk meninggalkan  ITB, padahal kala itu kesempatan belajar ke Eropa pun ada dihadapannya, mengingat kecerdasan yang dimiliki dan kuatnya jaringan kampus, dia memilih untuk lebih memperdalam agama ketimbang  menjadi ahli fisika dan ilmu-ilmu umum lainnya yang  terlihat lebih menjanjikan di mata manusia daripada menjadi  akademisi muslim yang sangat kurang diminati masyarakat sampai-sampai getarannya  dirasakan juga oleh  keluarga saya atau mungkin keluarga Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai bukti kongkret ada sedikit cerita, awalnya keluarga  tidak mendukung langkah saya pergi ke Mesir, bahkan orangtua lebih merekomendasikan saya untuk mendaftar di salah satu kampus terkenal di Sumatra Barat dan tidak perlu jauh-jauh pergi ke negeri piramida, hanya dengan sedikit kemampuan yang saya miliki untuk  melobi dan rayuan khas umumnya seorang anak kepada orangtua, akhirnya saya pun bisa mendominasi jalur pikiran mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap dari orangtua pun bisa saya maklum karena bedanya pola pikir kami dalam menilai Islam sebuah Esensi  dan  faktor psikologi juga mempunyai pengaruh kuat, karena lamanya mesantren yang jauh dari rumah di Depok dan hendak kembali terpisah setelah  Aliyah dengan keluarga untuk jangka waktu yang lama walau perpisahan ini hanya tuk sementara (Studi Normatif). ‘’Sambil mendoakan semoga Allah membesarkan hati mereka dan orang-orang tercinta yang saya tinggalkan  selama bertahun-tahun.’’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal Segala Sesuatunya untuk Ibad….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibad pun  mengikuti studi bahasa Arab di salah satu lembaga pendidikan  di Bandung yaitu Ma’had Al-Imarat yang banyak di warnai pula oleh lulusan dari Timur tengah  juga Lipia Jakarta.  Singkat cerita…..dengan modal kecintaan  pada agama, juga  negaranya, serta bekal ilmu yang didapat dari Al-Imarat walau hanya beberapa bulan, Ibad  memberanikan diri untuk mengikuti seleksi pelajar berbeasiswa ke Timur tengah yaitu Mesir yang difasilitasi oleh Kementerian Agama RI. Alhasil… keajaiban serta rahmat Allah pun datang padanya, dia masuk nominasi dan berhasil lulus dalam tahap penyeleksian dengan menggeser banyak saingan dari berbagai pondok modern terkenal yang berbasiskan dua bahasa asing (Inggris dan Arab).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;………’’Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik’’. (QS : Al A’raaf  ayat 56 juz 8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bersabarlah, karena sesungguhnya Allah tiada menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat kebaikan.. (QS : Huud ayat 115 juz 12).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;………’’ Sesungguhnya barang siapa yang bertaqwa dan bersabar, maka sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik” (QS : Yusuf ayat 90 juz 13).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;……………….Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertaqwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan. (QS : An Nahl ayat 128 juz 14).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya mereka yang beriman dan beramal saleh, tentulah Kami tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengerjakan amalan(nya) dengan yang baik.(QS : Al Kahfi ayat 30 juz 15).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar- benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik. (QS : Al ‘Ankabuut ayat 69 juz 21).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. (QS : Muhammad ayat7 juz 26)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlampau banyak ayat yang memuji  orang-orang baik dalam Qur’an sebagaimana banyak juga ayat yang menyentil orang-orang yang  kurang baik atau tidak baik sama sekali, paling tidak….beberapa ayat di atas bisa memberikan secuil gambaran dan menambah cakrawala baru seputar dunia Islam dan literaturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian sahabat saya ini mengingatkan kita akan bukti dan janji Allah terhadap orang-orang yang tulus hatinya dalam mencintai Allah serta menjaga dan memperjuangkan agamanya dengan jiwa raga serta hartanya dengan memberinya Ilmu dan Hikmah atau menjadikannya pribadi dewasa yang tidak sembarang orang bisa mendapatkannya, sebagaimana Allah memberikannya kepada nabi Yusuf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tatkala dia cukup dewasa [4] Kami berikan kepadanya hikmah dan ilmu. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. ( QS : Yusuf ayat 22 juz 12).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga ada kisah yang sangat menyentuh kita  perihal ketaatan  dari dua nabi Allah  (Ibrahim dan Ismail) sebagai balasan bagi hamba-hambanya yang berbuat baik, lengkapnya di surat  Ash Shaaffaat ayat 83-111 juz 23. tuk lebih jelasnya bisa dikaji secara perlahan sambil membuka tafsiran para ulama terkemuka di rumah masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesan Pertama Seorang Gadis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu pun bergulir seiring dengan semangat Ibad untuk lebih memperdalam agama ke negeri kinanah, konon katanya kiblat ilmu  (agama) adalah Mesir, tahun 2003 sebelum keberangkatannya, tanpa disangka-sangka setelah terakhir kali pertemuan mereka di tempat photocopy kampus dan sekian lama terpisah oleh diam, ruang, jarak, dan dinding waktu mereka dipertemukan kembali oleh Allah di bandara Soekarno-Hatta, percakapan singkat pun terjadi antara dua insan yang sama-sama sibuk dengan urusannya, ‘’ kamu mau ke mana, Tanya gadis lugu tersebut, ke Mesir jawabnya singkat’’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban dari Ibad ternyata memberi kesan mendalam bagi sang gadis, dia membayangkan ketika mendengar kata Mesir itu ‘identik’ dengan para pelajar Islam yang bersungguh-sungguh mencari kebenaran, berharap mempunyai pendamping yang bisa membimbingnya dalam masalah agama, pendek kata komunikasi pun berlanjut dengan lebih memanfaatkan kekinian, akhirnya mereka berdua pun saling bertukar alamat email.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu mendalamnya kesan gadis lugu kepada Ibad, sampai-sampai dengan semangatnya  gadis tersebut menjaga komunikasi via mail, sebenarnya Ibad lebih memilih fokus dalam belajar, akan tetapi hari demi hari, hingga sampailah dia pada tahun ke-2  di Mesir, gadis tersebut memintanya untuk menjadi pendamping….Wawww..benar-benar dahsyat sahabatku yang satu ini, ternyata bukan hanya Rasulullah yang di taksir berat oleh wanita kaya (Khadijah) karena ketulusan hatinya, manusia seperti kamu juga bisa (sambil menggelengkan kepala).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibad tidak lantas mengiyakan keinginan gadis  lugu tersebut. Hanya saja mengatakan kepadanya,, ‘’ oh y….jika kamu benar-benar serius, alangkah baiknya kamu datang  ke rumahku di Bekasi, kalau orang tuaku setuju…is okey. Jawab ibad, konteksnya begitu, adapun tuk redaksi aslinya bisa di kembangkan di alam pikiran para pembaca sekalian., hehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya gadis tersebut memang naksir berat, saking beratnya, hilanglah rasa gengsi sebagai seorang perempuan yang datang ke rumah laki-laki untuk sekedar meminta restu  orangtua si laki-laki, padahal kalau kita perhatikan di zaman sekarang, jika ada lelaki yang berkata seperti Ibad, jawaban dari para gadis, ‘’emangnya cowo cuma kamu aja, yeehhhhhh’’  hehe….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu kaget keluarganya di Bekasi ketika kedatangan tamu seorang gadis berparas cantik,, tampak dari wajahnya ketulusan dan kebaikan, bermaksud untuk melamar anaknya yang sedang menuntut ilmu di Mesir. Tahukah Anda …… apa yang di katakan orangtua Ibad kepadanya ketika ada seorang wanita datang tuk melamar, kurang lebih begini,’’ kamu ini gimana seh…ada wanita  cantik begini ko tidak di iyakan. Begitulah kurang lebih, hehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indah Pada Waktunya…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya di tahun 2005 pulanglah sosok yang di idamkan oleh sang gadis ke tanah air  dan menikahlah dua insan yang sebenarnya sama-sama jatuh cinta, hanya saja kecintaan Ibad kepadanya sedikit tergeser dan tersembunyikan dengan semangatnya dalam mencari ilmu, untung saja gadis tersebut cerdas dan pandai membaca  keadaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gadis tersebut ialah lulusan ITB yang saat ini menjadi seorang dosen di salah satu kampus ternama di Jakarta yaitu Universitas Trisakti, Anda bisa bayangkan berapa nominal materi yang di dapat jika Anda bekerja di sana, belum lagi dia aktif dalam mengisi seminar nasional dan internasional, 7 juta pun itu adalah nominal terendah, bahkan bisa belasan juta atau lebih, ditambah lagi dia berasal dari keluarga yang mampu dan tinggal di  bilangan kawasan elit Jakarta, berbeda dengan Ibad yang hanya berasal dari keluarga sederhana di Bekasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya gadis yang usianya di atas kepala 3 disaat menikahi Ibad yang baru berumur sekitar 25 tahun, terpaut perbedaan antara keduanya  lumayan jauh sekitar 10 tahun, beberapa kali menolak lamaran dari lelaki mapan lagi gagah, padahal kalau mau dibandingkan dengan Ibad, tentunya masih jauh, dia masih pelajar, masa depannya pun belum jelas, hanya bermodalkan ilmu agama dan kecintaan yang tulus kepada Tuhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kembali lah Ibad ke Mesir untuk menyelesaikan study karena masih ada 4 semester  untuk mendapatkan gelar Lc, tapi Ibad tidak merasa sedih berlebih apalagi khawatir, karena sisa 2 tahun di Mesir  ternyata di jamin oleh pihak istri, jadinya setiap semester Ibad pulang ke tanah air untuk berbulan madu, Anda tahu….hanya orang-orang elit serta para diplomatlah yang bisa pulang pergi ke tanah air, dan yang ketiga adalah Ibad, hehe…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari cerita unik sampai yang mengharukan pun kami dapat dari Ibad, bercengkerama santai menjadi topik pembicaraan di asrama bersama teman-teman seperjuangan, mulai dari Ibad yang menjadi seperti direktur, karena ke mana-mana selalu istrinya yang menyetir mobil, termasuk berbulan madu ke puncak,  maklum.., karena Ibad tidak bisa menyetir mobil ketika itu, sedangkan mobil bagi istrinya adalah kendaraan pribadi yang  senantiasa menghiasi hari-harinya di kampus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di mata kami Ibad adalah sosok lelaki yang  penuh dengan tanggung jawab, perbedaan kondisi sosial antar dia dan istrinya menjadi bahan pertimbangan yang cukup berarti, bagaimanapun dia adalah kepala rumah tangga yang wajib menafkahi istrinya, walau kala itu dia belum berpenghasilan tetap dengan gaji yang tidak sebanding dengan istrinya, dia pun tinggal  sementara di rumah yang menurutnya terlalu mewah bersama keluarga istrinya sambil membimbing masalah agama dan mengkaji Islam secara utuh bersama keluarga barunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah suatu ketika Ibad pun pergi berjualan perangkat kebutuhan  ibadah di sekitar masjid tidak jauh dari rumah barunya di PMI (Pondok Mertua Indah),  sampai akhirnya terlihat oleh istrinya, dibawanya dia masuk ke dalam  mobil  bermaksud  mengajaknya segera pulang dengan linangan air mata dari seorang istri yang begitu menyayanginya, tak habis pikir melihat suami berjualan seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah kenapa menangis, Ibad  pun  sedikit heran dan berusaha menjelaskan bahwasanya dia ingin mencari pekerjaan yang halal walau hanya sebatas jualan kecek-kecek. Subhanallah…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama sudah saya dan Ibad tidak saling menyapa, lebih dari 4 tahun, pertemuan terakhir kami di tahun 2007 sebelum dia pulang ke tanah air dengan membawa ilmu dan ijazah Azhar tentunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Wahai Ibad Rahman Sahabatku…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  Walaupun ruang, jarak, waktu menjadi dinding pemisah di antara kita, segumpal darah bernama hati dengan izin Allah takkan pernah menjadi penghalang untuk kita tetap dalam Ukhuwah Islamiyah. Semoga kenangan manis  kan terukir  nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebenaran Janji Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah Ibad di atas sebenarnya sebuah Studi Normatif abad modern, karena Allah sendirilah yang menjamin orang-orang baik lagi beriman dengan kehidupan yang layak di dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I. An Nahl ayat 97 juz 14 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.’’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ditekankan dalam ayat ini bahwa laki-laki atau perempuan dalam Islam mendapat pahala yang sama dan bahwa amal saleh harus disertai iman. Paling tidak ada dua point penting yang bisa kita ambil dalam ayat di atas, di antaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Ganjaran di dunia    : Berupa kehidupan yang layak&lt;br /&gt;   2. Ganjaran di akhirat : Kompensasi dari Allah berupa pahala berlipat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II. An Nuur ayat 55 juz 18 :  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di muka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa janji Allah  sangat jelas, di antaranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Menjadi Pemegang kepentingan. (Stakeholders)&lt;br /&gt;   2. Dikuatkan agamanya (Strong in faith)&lt;br /&gt;   3. Kenyamanan hidup (Comfortable in life)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan tiga point di atas ternyata tidak terlalu sulit, hanya butuh usaha lebih, Bahkan Allah ta’ala hanya memberikan satu syarat saja setelah iman dan amal soleh yaitu.:  Menyembah Allah ta’ala tanpa menyekutukannya dengan hal apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan tambahan sebagai penutup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Menuju kebahagiaan tentunya membutuhkan proses, apalagi dalam membina rumah tangga ideal atau yang biasa disebut keluarga SAMA RATA (Sakinah, Mawaddah, Penuh Rahmat dan tentunya takut sama Allah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pastikan kalau keduanya harus saling mencintai karena Allah sebagaimana cintanya Rasulullah dan Khadijah, Ali dan Fatimah, juga ada contoh terkini Ibad dan Istrinya, Bj. Habibie dan Hasri Ainun Besari, juga orang tua kita pun bisa sebagai contoh nyata (Insya Allah). Menikah bukanlah atas dasar  paksaan, dipaksa, atau karena ‘iba’ terhadap salah satu pihak, karena yang demikian tentunya bisa berujung pada penyesalan kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanapun para lelaki berhak untuk memilih belahan jiwanya sebagaimana para wanita juga berhak untuk menolak lamaran para lelaki yang dirasa kurang ‘’klik’’ dengannya, jika pun ingin menolak tolaklah dengan sekuat tenaga dan sepenuh hati, biarkanlah hati nurani dan akal sehat kita yang memilih dan jika pun menerima jangan lupa bersyukur sambil mengucap “Alhamdulillah yach’’ s.e.s.u.a.t.u ….hehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau sudah tercipta keluarga SAMA RATA, maka dengan mudah kita bisa berjalan di atas garis pasir pantai yang sama demi menuju negeri impian  idaman setiap insan yaitu Surga ‘Adn, bersama keluarga besar kita. Ya Robbana…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(yaitu) syurga ‘Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang saleh dari bapak-bapaknya, istri-istrinya dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu; [23]  (sambil mengucapkan): “Salamun ‘alaikum bima shabartum” [5]. Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.[24]. QS : Ar Ra’d  ayat 23-24 juz 13.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan ringan di atas  memberikan setitik wacana kepada kita untuk memetik sebuah analisa menarik bahwa’’ Tiada yang membuat wanita solehah  meneteskan air mata bahagia melainkan melihat pujaan hatinya  (suami) takut kepada Allah’’. Wallahu a’lam….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Saya cukupkan  cerita singkat ini dengan sama-sama bermunajat “Mudah-mudahan kita semua bisa menjadi pribadi yang tidak hanya soleh/solehah saja yang bersifat personal tapi juga menjadi  pribadi muslih / muslihah yang kolektif. Ya Robbana…..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang… pertanyaan dari saya adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Tahukah Anda siapa Ibad Rahman?&lt;br /&gt;   2. Lalu seperti apa kepribadian detailnya?&lt;br /&gt;   3. Apa kelebihannya dibanding hamba Allah yang lain?&lt;br /&gt;   4. dan bisakah kita menjadi sosok seperti yang saya tanyakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘’Jawabannya ada di Surat  Al Furqaan ayat 61-77 juz 19’’ (jangan lupa yah… baca teks Arabnya juga, selamat mengkaji,  insya Allah khair).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;—&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Catatan Kaki:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[1]. Maksudnya: diberi petunjuk oleh Allah untuk mengerjakan amal-amal yang menyampaikan surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[2]. Diriwayatkan oleh Muslim dalam shahih-nya IV : 1802.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[3]. Yaitu hidup dalam alam yang lain yang bukan alam kita ini, di mana mereka mendapat kenikmatan kenikmatan di sisi Allah, dan hanya Allah sajalah yang mengetahui bagaimana keadaan hidup itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[4]. Nabi Yusuf mencapai umur antara 30 – 40 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[5]. Artinya: keselamatan atasmu berkat kesabaranmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: http://www.dakwatuna.com/2011/10/15607/ketampanan-hatinya-meluluhkan-hati-gadis-cantik-nan-kaya-raya/#ixzz1c8GTmrq2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://anakunmul.blogspot.com"&gt;anak unmul&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3869194591042636691-3498007066901119169?l=edawah-moslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3869194591042636691/posts/default/3498007066901119169'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3869194591042636691/posts/default/3498007066901119169'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/10/ketampanan-hatinya-meluluhkan-hati.html' title='Ketampanan Hatinya Meluluhkan Hati Gadis Cantik'/><author><name>azby</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-xLzNO1ibuGo/TteVUdiwxHI/AAAAAAAAAJc/ybFA5sfn_TY/s220/386334_321990007817547_100000196524311_1508442_680672819_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3869194591042636691.post-2705524025907507256</id><published>2011-10-18T19:00:00.000-07:00</published><updated>2011-11-03T17:04:19.547-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SYARIAH'/><title type='text'>Pengertian Jahiliyah</title><content type='html'>Jahiliyyah biasanya dikaitkan dengan masa sebelum Rasulullah s.a.w lahir, namun bila kita melihat pengertian jahiliyyah secara definitif, maka terdapat banyaklah unsur-unsurnya yang sama dalam Zaman Sains ini. Kita mendapati manusia hidup dengan berbagai macam bentuk Jahiliyyah yang berkembang sesuai dengan progressivitas (kemajuan) zaman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya kata “Jahiliyyah” sendiri adalah mashdar shina’iy yang berarti penyandaran sesuatu kepada kebodohan. Kebodohan menurut Manna’ Khalil al-Qaththan ada 3 makna, yaitu : &lt;br /&gt;1. Tidak adanya ilmu pengetahuan dan ini adalah makna asal. &lt;br /&gt;2. Meyakini sesuatu secara salah. &lt;br /&gt;3. Mengerjakan sesuatu dengan menyalahi aturan atau tidak mengerjakan yang seharusnya ia kerjakan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang tidak memahami ungkapan prosa atau bait sya’ir atau teori matematis atau masalah Fiqh adalah orang yang bodoh dengan makna pertama, karena ia tidak mempunyai pengetahuan tentang itu, dan orang semacam ini bila disandarkan kepadanya sifat bodoh, maka jadilah ia jahiliyyah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang meyakini bahwa mengambil sepotong emas itu tidak mengapa atau melaksanakan sesuatu yang tidak di-syari’atkan atau menganggap bahwa Nabi tidak punya andil sedikitpun dalam kehidupan manusia adalah orang bodoh dengan makna yang kedua, karena ia yakin tapi salah. Dan bila disandarkan sifat bodoh kepadanya maka jadilah ia Jahiliyyah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan orang yang meninggalkan shalat padahal ia tahu bahwa shalat adalah salah satu rukun Islam atau orang yang mengerjakan kema’siatan atau orang yang tidak meletakkan sesuatu pada tempatnya adalah orang bodoh dengan makna ketiga, karena ia mengerjakan sesuatu dengan menyalahi ketentuan yang seharusnya ia laksa-nakan. Ia disebut juga Jahiliyyah bila disandarkan kepadanya sifat bodoh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada umumnya pengertian jahiliyyah yang beredar di masyarakat luas adalah keadaan orang-orang Arab sebelum Islam, karena mereka bodoh terhadap Tuhan, Rasul dan syari’at-syari’at-Nya serta mereka berbangga-bangga dengan keturunan, kebesaran dan lain sebagainya. &lt;br /&gt;Namun “Jahiliyyah” tidak hanya khusus pada sa’at itu, tidak hanya khusus pada zaman tertentu dan tidak pula kaum tertentu. Jahiliyyah bisa terjadi kapanpun dan masyarakat manapun dengan syarat terdapat unsur-unsur yang telah disebutkan, walaupun zaman ini adalah zaman sains. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perspektif (pandangan) al-Qur`an, ”Jahiliyyah” adalah suatu sikap atau keadaan masyarakat pada umumnya yang bodoh terhadap nilai-nilai Islam, entah mereka itu bergelar Doktor ataupun Professor sekalipun, bila mereka bodoh terhadap Islam maka mereka diberi stempel “Jahiliyyah”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Qur`an telah menerangkan tentang sikap Jahiliyyah ini, diantaranya yaitu; ketika Musa a.s menyuruh kaumnya untuk menta’ati perintah Allah agar mereka menyembelih kurban. Namun Apa tanggapan kaumnya terhadap Musa, “mereka berkata, apakah engkau mengejek kami hai Musa. Musa menjawab, aku berlindung dari orang-orang yang bodoh.” (al-Baqarah:67) &lt;br /&gt;Ketidaktahuan dan memandang remeh terhadap perintah Allah adalah salah satu sikap Jahiliyyah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika Allah menerangkan hikayat Yusuf a.s dalam surat Yusuf, ayat 33 : &lt;br /&gt;قَالَ رَبِّ السِّجْنُ أَحَبُّ إِلَيَّ مِمَّا يَدْعُونَنِي إِلَيْهِ وَإِلَّا تَصْرِفْ عَنِّي كَيْدَهُنَّ أَصْبُ إِلَيْهِنَّ وَأَكُنْ مِنَ الْجَاهِلِينَ (يوسف: 33) &lt;br /&gt;Yusuf berkata: Wahai Tuhanku, penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku. Dan jika tidak Engkau hindarkan daripadaku tipu daya mereka, tentu aku akan cenderung untuk (memenuhi keinginan mereka) dan tentulah aku termasuk orang-orang yang bodoh. &lt;br /&gt;Dalam ayat ini, condong kepada ke-burukan adalah juga sikap Jahiliyyah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prasangka buruk juga termasuk keJahiliyyahan, sebagaimana firman Allah ketika kaum Musyrikien menang pada Perang Uhud. Sebagian kaum Muslimien menyangka bahwa mereka tidak ditolong oleh Allah dan timbullah anggapan bahwa Islam telah berakhir bersamaan dengan kalahnya kaum Muslimien dari kaum Kuffar. &lt;br /&gt;وَطَائِفَةٌ قَدْ أَهَمَّتْهُمْ أَنْفُسُهُمْ يَظُنُّونَ بِاللَّهِ غَيْرَ الْحَقِّ ظَنَّ الْجَاهِلِيَّةِ يَقُولُونَ هَلْ لَنَا مِنَ الْأَمْرِ مِنْ شَيْءٍ . . . &lt;br /&gt;“...sedang segolongan lagi telah dicemaskan oleh diri mereka sendiri; mereka menyangka yang tidak benar terhadap Allah seperti sangkaan jahiliyah. Mereka berkata: Apakah ada bagi kita barang sesuatu (hak campur tangan) dalam urusan ini?…. (Ali ‘Imran:154) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Term (istilah) Jahiliyyah juga di-tujukan bagi mereka yang menolak hukum Allah s.w.t. &lt;br /&gt;أَفَحُكْمَ الْجَاهِلِيَّةِ يَبْغُونَ وَمَنْ أَحْسَنُ مِنَ اللَّهِ حُكْمًا لِقَوْمٍ يُوقِنُونَ (المائدة :50) &lt;br /&gt;“Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?” (al-Maidah: 50) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah melarang istri-istri Nabi s.a.w melakukan Tabarruj (berhias berlebih-lebihan) karena hal itu termasuk per-buatan Jahiliyyah, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu”. (al-Ahzab:33) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada sa’at perjanjian Hudaibiyah, kaum Musyrikien tidak mau menerima tulisan Bismillah dan Muhammad Rasulullah dalam teks perjanjian itu. Mereka bersikeras bahwa bila mereka menerima tulisan itu tentu saja mereka tidak akan memerangi Rasul dan pengikutnya sebab tulisan tersebut merupa-kan pengakuan risalah Muhammad. Mereka angkuh dan angkuh adalah perbuatan Jahiliyyah. Allah menegaskannya dalam surat al-Fath, ayat 26; &lt;br /&gt;إِذْ جَعَلَ الَّذِينَ كَفَرُوا فِي قُلُوبِهِمُ الْحَمِيَّةَ حَمِيَّةَ الْجَاهِلِيَّةِ فَأَنْزَلَ اللَّهُ سَكِينَتَهُ عَلَى رَسُولِهِ وَعَلَى الْمُؤْمِنِينَ وَأَلْزَمَهُمْ كَلِمَةَ التَّقْوَى وَكَانُوا أَحَقَّ بِهَا وَأَهْلَهَا وَكَانَ اللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا &lt;br /&gt;Ketika orang-orang kafir menanamkan dalam hati mereka kesombongan (yaitu) kesom-bongan jahiliyah lalu Allah menurunkan ketenangan kepada Rasul-Nya, dan kepada orang-orang mu'min dan Allah mewajibkan kepada mereka kalimat takwa dan adalah mereka berhak dengan kalimat takwa itu dan patut memilikinya. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadits-hadits Rasul juga banyak diterangkan bagaimana sikap Jahiliyyah itu. Imam Bukhari dalam Kitab Iman dengan judul Bab “Kema’siatan merupakan perkara Jahiliyyah”, meriwayatkan Hadits; “ketika itu seorang laki-laki dari kalangan Muhajirien mendorong seorang laki-laki dari kaum Anshar, orang Anshar tersebut memanggil golongannya; Hai orang-orang Anshar dan begitu pula orang Muhajirien tadi, ia juga memanggil kawannya yang Muhajirien; Hai orang-orang Muhajirien, kemudian bersabda-lah Rasul : &lt;br /&gt;مَابَالُ دَعْوَى الجاهِـلِيّةِ ؟ دَعُوْهَا فَإنـّهَا مُنْـتِنَةٌ &lt;br /&gt;Apakah engkau memperhatikan panggilan jahiliyyah itu? Tinggalkanlah olehmu karena itu perbuatan busuk (HR. Ahmad &amp; Baihaqie) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seseorang mempersiapkan golongannya atas golongan lain, dengan memanggil-manggil golongannya, maka itulah Fanatisme golongan dan hal itu termasuk perbuatan Jahiliyyah. &lt;br /&gt;Dan hadits dari Abu Dzar, ia berkata: “sesungguhnya saya mengejek seseorang dengan menghina ibunya, maka Rasulullah berkata padaku, “Hai Abu Dzar, apakah engkau menghina ibunya? Sesungguhnya engkau adalah orang yang mempunyai sifat Jahiliyyah” (HR.Bukharie-Muslim) &lt;br /&gt;Suka menghina dan mengejek orang adalah salah satu sifat dari sifat-sifat jahiliyyah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah datangnya Islam maka seluruh perkara Jahiliyyah dihapuskan dari Jazirah Arab. Rasulullah s.a.w berkhutbah pada hari Fathul-Makkah, “Wahai manusia sesungguh-nya Allah telah menghapus kesombongan Jahiliyyah dan kebanggaannya terhadap Nenek Moyang …” (HR. Ahmad &amp; Abu Daud) &lt;br /&gt;Dan ketika Rasulullah berkhutbah pada haji wada’, beliau bersabda: “Ketahuilah, sesungguhnya segala sesuatu dari perkara-perkara Jahiliyyah telah saya musnahkan”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari nash-nash al-Qur`an dan Sunnah jelaslah bahwa setiap penyimpangan dari petunjuk Allah dan Rasul-Nya, baik itu menyangkut Aqidah, ibadah, prilaku, maupun amal adalah perbuatan Jahiliyyah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Translated from al-Hadits wa ats-Tsaqafah al-Islamiyah, Manna' Khalil al-Qaththan, al-Jahiliyyah al-Haditsah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Kontributor : Fakhrurazi,&lt;a href="http://perpustakaan-islam.com"&gt;Perpustakaan-islam&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3869194591042636691-2705524025907507256?l=edawah-moslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3869194591042636691/posts/default/2705524025907507256'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3869194591042636691/posts/default/2705524025907507256'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/10/pengertian-jahiliyah.html' title='Pengertian Jahiliyah'/><author><name>azby</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-xLzNO1ibuGo/TteVUdiwxHI/AAAAAAAAAJc/ybFA5sfn_TY/s220/386334_321990007817547_100000196524311_1508442_680672819_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3869194591042636691.post-64991739729015547</id><published>2011-08-28T18:27:00.000-07:00</published><updated>2011-08-28T19:33:20.356-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dawah islamiah'/><title type='text'>ISLAM ITU INDAH</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-Lp9jbZIerlY/TlrrnQimNZI/AAAAAAAAADw/s3G02rIpVlE/s1600/love-islam1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-Lp9jbZIerlY/TlrrnQimNZI/AAAAAAAAADw/s3G02rIpVlE/s320/love-islam1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5646084142549841298" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href= ‘http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/08/islam-itu-indah.html’title="islam itu indah"&gt;&lt;b&gt;islam itu indah&lt;b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; karena ajarannya dan semua yang diajarkan dalam islam mengandung hikmah yang sangat besar yuk simak artikel berikut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari ini,telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Kucukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Kuridhai Islam itu jadi agama bagimu.”&lt;br /&gt;(QS. Al Maidah 5: 3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh suatu anugerah yang tak terhingga, ketika Allah SWT memberikan nikmat terbesar dalam kehidupan manusia, yaitu nikmat iman dan Islam. Nikmat yang menjadikan ada sebuah pembeda (furqan) antara seorang muslim dengan musyrikin. Nikmat Islam merupakan kunci surga Allah, yang di dalamnya terdapat banyak sekali kenikmatan abadi yang tiada habisnya, di mana setiap muslim dijamin oleh Allah akan dimasukkan ke dalam jannah-Nya, apabila menerapkan Islam secara kaffah dalam hidupnya. Firman Allah SWT: “Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara kaffah (keseluruhan), dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.” (QS. Al Baqarah 2: 208)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam memiliki sifat-sifat dasar yaitu kesempurnaan, penuh nikmat, diridhai dan sesuai dengan fitrah. Sebagai agama, sifat-sifat ini dapat dipertanggungjawabkan dan menjadikan pengikutnya dan penganutnya tenang, selamat dan bahagia dalam menjalani hidup. Muslim menjadi selamat karena Islam diciptakan sebagai diin yang sempurna. Ketenangan yang dirasakan seorang muslim karena Allah memberikan segenap rasa nikmat kepada penganut Islam, kemudian kepada mereka yang mengamalkan Islam karena sesuai dengan fitrahnya. “Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah); (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” (QS. Ar Rum 30: 30)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syumuliyatul Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href= ‘http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/08/islam-itu-indah.html’title="islam itu indah"&gt;&lt;b&gt;islam itu indah&lt;b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; merupakan agama yang sempurna berarti lengkap, menyeluruh dan mencakup segala hal yang diperlukan bagi panduan hidup manusia. Sebagai petunjuk/ pegangan dalam hidupnya, sehingga dapat menjalani hidup dengan baik, teratur dan sejahtera, mendapatkan kebahagiaan hidup baik di dunia maupun di akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam adalah sistem yang menyeluruh, mencakup seluruh sisi kehidupan. Ia adalah negara dan tanah air, pemerintah dan umat, akhlaq dan kekuatan, kasih sayang dan keadilan, peradaban dan undang-undang, ilmu dan peradilan, materi dan kekayaan alam, penghasilan dan kekayaan, jihad dan dakwah, pasukan dan pemikiran. Ia adalah aqidah yang lurus, ibadah yang benar, tidak kurang tidak lebih. Syumul (universalitas) merupakan salah satu karakter Islam yang sangat istimewa jika dibandingkan dengan syariah dan tatanan buatan manusia, baik komunisme, kapitalisme, demokrasi maupun yang lainnya. Universalitas Islam meliputi waktu, tempat dan seluruh bidang kehidupan. Ulama besar Mesir asy syahid Hasan Al Banna berkata “Risalah Islam mempunyai jangkauan yang sangat lebar sehingga berlaku bagi seluruh umat, dan jangkauan yang sangat dalam sehingga mencakup seluruh urusan dunia dan akhirat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesempurnaan Islam ini ditandai dengan syumuliyatuz zaman (sepanjang masa), syumuliyatul minhaj (mencakup semuanya) dan syumuliyatul makan (semua tempat).&lt;br /&gt;1. Islam sebagai syumuliyatuz zaman (sepanjang masa) adalah agama masa lalu, hari ini dan sampai akhir zaman nanti. Sebagaimana Islam merupakan agama yang pernah Allah sampaikan kepada para Nabi terdahulu, “Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat untuk menyerukan: “Sembahlah Allah dan jauhilah Thaghut.”(QS. An Nahl 16: 36). Kemudian disempurnakan oleh Allah melalui risalah nabi Muhammad SAW sebagai kesatuan risalah dan nabi penutup. Islam yang dibawa nabi Muhammad SAW dilaksanakan sepanjang masa untuk seluruh umat manusia hingga hari kiamat. “Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui.” (QS. Saba’ 34: 28)&lt;br /&gt;2. Islam sebagai syumuliyatul minhaj (mencakup semuanya) melingkupi beberapa aspek lengkap yang terdapat dalam Islam itu sendiri, misalnya jihad dan da’wah (sebagai penyokong/ penguat Islam), akhlaq dan ibadah (sebagai bangunan Islam) dan aqidah (sebagai asas Islam). Aspek-aspek ini menggambarkan kelengkapan Islam sebagai satu-satunya agama yang diridhai oleh Allah SWT. Firman Allah SWT: “Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam.” (QS. Ali ‘Imran 3: 19)&lt;br /&gt;3. Islam sebagai syumuliyatul makan (semua tempat) karena Allah menciptakan manusia dan alam semesta ini sebagai satu kesatuan. Pencipta alam ini hanya Allah saja. Karena berasal dari satu pencipta, maka semua dapat dikenakan aturan dan ketentuan kepada-Nya. Firman Allah SWT sebagai satu-satunya Tuhan dan pencipta alam semesta: “Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh tanda-tanda bagi kaum yang memikirkan.” (QS. Al Baqarah 2: 163-164)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Islam &lt;/span&gt;yang begitu &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;indah &lt;/span&gt;adalah satu-satunya agama yang mempunyai berbagai dimensi yang dapat menjawab berbagai persoalan asasi ummat manusi sepanjang masa, termasuk masa kini dan masa yang akan datang. Maka dari itu Islam adalah agama yang paling benar dan di ridhoi Allah SWT seperti pada firmanya : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesunggunya agama disisi Allah Adalah Islam".(Ali Imran: 19) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi siapa yang menginginkan selain Islam berarti dia memilih kebathilan dan dalam keadaan merugi.(QS Ali Imran: 82) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam adalah Agama yang sempurna (QS Al Maidah: 3) dan tertinggi (Hadits Nabi), Agama penyerah diri semata-mata kepada Allah (QS An Nisa: 125), Agama semua nabi-nabi (QS Al Baqarah: 136). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam membawa ajaran Dasar tauhid,akhlak,dan ajaran yang berhubungan dengan aspek jiwa,akal,materi dan sosial. &lt;br /&gt;Islam Agama yang sesuai dengan kefitrahan manusia. Fitrah Manusia itu ialah Sejauh apa pun ia berjalan menyelisihi fitrah kemanusianya, ia akan berusaha mencari jalan kembali. Fitrah Manusia adalah pada Al-khair (jalan kebaikan). Dan, Al-khai itu adalah al-Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam memberikan pada manusia aturan-aturan hukum yang luhur dan tegu serta moralita yang berdasar pada pengetahuan yang luar tentang alam insani. Islam memberikan sumber ketentraman jiwa bagi manusia-manusia di dunia yang dalam perjuangan hidup. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syari'at Islam adalah syari'at yang lengkap yang mengantur seluruh urusan manusia seperti ibadah,ekonomi,sosial,politik,pemerintahan,pendidikan dan yang lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agama Islam menghormati akal manusia meletakkan akal pada tempat yang terhormat,menyuruh manusia mempergunakan akal manusia untuk memerika dan memikirkan keadaan alam (al-Qur'an S. 3: 189-190); &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agama Islam mewajibkan tiap-tiap pemeluknya, laki-laki dan perempuan menuntut ilmu;(Q.S. 58:11); &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agama Islam menyuruh pemeluknya mencari kerelaan Tuhan dengan semua Nikmat yang telah diterima-nya ,dan menyuruh mempergunakan hak-hak atas kedunian,dalam pimpinan dan peraturan agama.(Q.S 28:77); &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agama Islam menyuruh memeriksa kebenaran walaupun datangnya dari kaum yang berlainan bangsa dan kepercaayaan.(20:17-18) &lt;br /&gt;Agama Islam melarang Orang bertaglid buta,menerima sesuatu sebelum diperiksa, walaupun dari ibu bapak dan nenek moyang sekalipun (Q.S. 17:36); &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum sistem Islam mengatur setidaknya tiga hal. Pertama, hukum-hukum yang berkenaan dengan individu dan Al Khaliq, yakni Allah SWT (hablum minallah) seperti ibadah yang meliputi shala,puasa,zakat,haji dan jihad. Kedua, mengatur hubungan satu individu dengan dirinya sendiri (hablum minanafsi)seperti hukum berpakain, makan,minum, dan termasuk diantaranya akhlak. Ketiga, mengatur hubungan individu dengan individu yang lainnya dalam masyarakat (hablum minanasi) seperti urusan niaga,pendidikan.sosial,politik,dan hukum lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kita yang dari lahir ke dunia ini langsung menganut agama Islam agama yang diridhoi Allah SWT patut bersyukur..dan rasa syukur kita itu kita aplikasi kan dengan menjalani Syariat Agama Islam dengan taat. &lt;br /&gt;Agama Islam mengerahkan pemeluknya supaya selalu mengadakan barang yang belum ada, merintis jalan yang belum ditempuh,membuat inisiatif dalam hal kedunian yang memberi manfaat untuk masyarakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agama &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Islam&lt;/span&gt; menggemarkan pemeluknya supaya pergi meninggalkan kampung halamanya,berjalan ke negeri lain, memperhubungkan silaturrahmi dengan bangsa dan golongan lain, saling bertukar pengetahuan,pemandangan dan perasaan. (Q.S. 22:46);&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;demikian sedikit ulasan artikel &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href= ‘http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/08/islam-itu-indah.html’title="islam itu indah"&gt;&lt;b&gt;islam itu indah&lt;b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: hikari.xtgem.com/Islam%20Agama%20yang%20Sempurna&lt;br /&gt;bentengkebenaran.multiply.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3869194591042636691-64991739729015547?l=edawah-moslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3869194591042636691/posts/default/64991739729015547'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3869194591042636691/posts/default/64991739729015547'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/08/islam-itu-indah.html' title='ISLAM ITU INDAH'/><author><name>azby</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-xLzNO1ibuGo/TteVUdiwxHI/AAAAAAAAAJc/ybFA5sfn_TY/s220/386334_321990007817547_100000196524311_1508442_680672819_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-Lp9jbZIerlY/TlrrnQimNZI/AAAAAAAAADw/s3G02rIpVlE/s72-c/love-islam1.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3869194591042636691.post-1431597790072963939</id><published>2011-08-18T23:16:00.000-07:00</published><updated>2011-08-18T23:21:17.476-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>MANUSIA, DI AWAL PENCIPTAAN</title><content type='html'>Menelusuri &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;sejarah penciptaan manusia&lt;/span&gt; pada awal mulanya tentulah hal yang mustahil diketahui oleh masyarakat yang telah berada pada generasi kemudian dalam jarak yang berselisih ribuan tahun seperti pada masa kita saat ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada satupun ditemukan adanya catatan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;sejarah&lt;/span&gt; yang merekam pengakuan manusia pertama tentang ihwalnya ketika pertama kali lahir ke dunia. Kalau pun ada, apakah ia akan menuliskannya sejak ketika pertama kali dalam proses penciptaan, bahkan sejak masih dalam rencana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Allah SWT, sebagai pencipta tunggal segala makhluk adalah yang seharusnya menjadi acuan dalam perolehan informasi yang tidak saja valid tetapi juga objektif, tidak terdistorsi oleh ego manusia itu sendiri. Dengan Kasih Sayang dan KemahakuasaanNya, Allah SWT telah memberikan kepada manusia sebagai makhluk berakal, yaitu acuan maha sempurna dan teliti yang terkandung dalam Al Qur’an (QS. 21:106) beserta Hadits RasululLah SAW maupun ayat-ayat Allah lainnya yang berupa bekas-bekas peninggalan masa lalu, yang diizinkanNya untuk muncul ke permukaan agar manusia bertafakur (QS. 24:34).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah beberapa Kalam Suci Allah SWT dalam Al Qur’an mengenai hal ihwal manusia di awal penciptaannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah-lah   yang   lebih   mengetahui   penciptaan   manusia   terdahulu   dan   yang   akan   datang    -  QS. 15:24 (Al Hijr),&lt;br /&gt;Wa la qad ‘alimnal mustaqdimiina minkum wa la qad ‘alimnal musta’khiriin.&lt;br /&gt;Dan sesungguhnya Kami mengetahui orang-orang yang terdahulu daripada kamu dan Kami mengetahui orang-orang yang kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penciptaan Manusia Sebagai Sang Khalif di Bumi, Diikuti Pernyataan Keheranan Para Malaikat (reaksi seolah seperti pernah menyaksikan polah tingkah manusia sebelumnya, ungkapan kekhawatiran para malaikat   akan    datangnya    kembali    murka    Allah   pada    manusia    hingga   dibinasakannya)   - QS. 02:30 (Al Baqarah),&lt;br /&gt;Wa idz qaala Rabbuka lil malaa-ikati innii jaa’ilun fil ardi khaliifatan qaaluu a taj’alu fiihaa may yufsidu fiihaa wa yasfikud dimaa-a wa nahnu nusabbihu bi hamdika wa nuqaddisu laka qaala innii a’lamu maa laa ta’lamuun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi”. Mereka berkata, “Mengapa Engkau hendak menjadikan di muka bumi itu orang yang akan membuat kerusakan dan menumpahkan darah padanya, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman, “Sesungguhnya Aku lebih mengetahui apa yang tidak kamu ketahui”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya umat lain selain Nabi Adam a.s. - QS. 3:33 (Aali ‘Imraan),&lt;br /&gt;InnalLaahash thafaa aadama wa nuuhaw wa aala ibraahiima wa aala ‘imraana ‘alal ‘aalamiim.&lt;br /&gt;Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga Imran, melebihi segala umat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana penciptaan orang-orang terdahulu? - QS. 04:01 (An-Nisaa’),&lt;br /&gt;Yaa ayyuhan naasut taquu Rabbakumul ladzii khalaqakum min nafsiw waahidatiw wa khalaqa minha zaujahaa wa batstsa minhumaa rijaalan katsiiraw wa nisaa-awwat taqulLaahal ladzii tasaa-aluuna bihii wal arhaama innalLaaha kaana ‘alaikum raqiibaa.&lt;br /&gt;Hai sekalian manusia, bertaqwalah kamu kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari satu diri dan daripadanya Allah menciptakan pasangan (suami)-nya, dan berkembang dari keduanya lelaki dan perempuan yang banyak, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu saling meminta (dengan menyebut nama)-Nya, dan peliharalah keluarga. Sesungguhnya Allah adalah sangat memperhatikanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah adakah orang-orang terdahulu? - QS. 56:10 (Al Waaqi’ah),&lt;br /&gt;Was saabiquunas saabiquun.&lt;br /&gt;Dan orang-orang terdahulu dari yang dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemanakah orang-orang terdahulu itu? - QS. 54:49 (Al Qamar),&lt;br /&gt;Innaa kulla syai-in khalaqnaahu bi qadar.&lt;br /&gt;Sesungguhnya Kami menciptakan tiap-tiap sesuatu dengan kadar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;QS. 54:50 (Al Qamar),&lt;br /&gt;Wa maa amrunaa illaa waahidatun kalamhim bil bashar.&lt;br /&gt;Dan tiadalah urusan Kami kecuali satu kalimat seperti sekejap mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;QS. 54:51 (Al Qamar),&lt;br /&gt;Wa la qad ahlaknaa asy-yaa’akum fa hal mim muddakir.&lt;br /&gt;Dan sungguh telah Kami binasakan orang-orang yang serupa dengan kamu, maka apakah orang mau mengambil pelajaran?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;QS. 20:128 (Thaahaa),&lt;br /&gt;A fa lam yahdi lahum kam ahlaknaa qablahum minal quruuni yamsyuuna fii masaakinihim inna fii dzaalika la aayaatil li ulin nuhaa.&lt;br /&gt;Maka apakah tidak menjadi petunjuk bagi mereka, berapa banyak umat yang Kami binasakan sebelum mereka, mereka berjalan pada (bekas) tempat tinggal umat itu. Sesungguhnya pada yang demikian itu adalah sebagai tanda bagi orang yang mempunyai akal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah menetapkan kehancuran umat dahulu dan terdahulu yang (walaupun) telah memiliki Peradaban Tinggi, Lebih Banyak dan Kuat.&lt;br /&gt;QS. 50:36 (Qaaf),&lt;br /&gt;Wa kam ahlaknaa qablahum min qarnin hum asyaddu minhum bathsyan fa naqqabuu fil bilaadi hal mim mahiish.&lt;br /&gt;Dan berapa banyak umat telah Kami binasakan sebelum mereka? Mereka lebih besar kekuatannya maka mereka telah menjelajahi negri-negri. Adakah tempat lari?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;QS. 40:82 (Al Mu’min),&lt;br /&gt;A fa lam yasiiruu fil ardhi fa yanzhuruu kaifa kaana ‘aaqibatul ladziina min qablihim kaanuu aktsara minhum wa asyadda quwwataw wa aatsaaran fil ardi fa maa aghnaa ‘anhum maa kaanuu yaksibuun.&lt;br /&gt;Maka apakah mereka tidak berjalan di bumi, lalu mereka perhatikan bagaimana akibat orang-orang yang sebelum mereka? Adakah mereka (umat terdahulu) lebih banyak dan lebih kuat dan bekas-bekasnya di bumi dari mereka? Maka tidak bergunalah bagi mereka apa-apa yang telah mereka usahakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.jaist.ac.j&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3869194591042636691-1431597790072963939?l=edawah-moslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3869194591042636691/posts/default/1431597790072963939'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3869194591042636691/posts/default/1431597790072963939'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/08/manusia-di-awal-penciptaan.html' title='MANUSIA, DI AWAL PENCIPTAAN'/><author><name>azby</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-xLzNO1ibuGo/TteVUdiwxHI/AAAAAAAAAJc/ybFA5sfn_TY/s220/386334_321990007817547_100000196524311_1508442_680672819_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3869194591042636691.post-6213216679969485548</id><published>2011-08-18T23:11:00.000-07:00</published><updated>2011-08-18T23:21:17.476-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>YA’JUJ &amp; MA’JUJ</title><content type='html'>Saat menjelang wafat, Nabi Nuh a.s memanggil anak-anaknya untuk menghadap beliau. Maka Sam a.s segera datang menemuinya, namun kedua saudaranya tidak muncul yaitu Ham dan Yafits. Akibat dari ketidakpatuhan Ham dan Yafits, Allah kemudian menurunkan ganjaran kepada mereka. Yafits yang tidak datang karena lebih memilih berdua dengan istrinya (berhubungan suami istri) kemudian melahirkan anak bernama Sannaf. Kelak kemudian Sannaf menurunkan anak yang ganjil. Ketika dilahirkan, keluar sekaligus anak-anak dalam wujud kurang sempurna. Selain itu ukuran besar dan bobot masing-masing juga berbeda, ada yang fisiknya besar sedangkan lainnya kecil. Untuk selanjutnya yang besar kemudian terus tumbuh hingga melebihi ukuran normal (raksasa), sebaliknya yang bertubuh kecil terus kecil seperti liliput. Mereka kemudian dikenal sebagai &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ya’juj dan Ma’juj.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain wujudnya yang ganjil, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ya’juj dan Ma’juj&lt;/span&gt; mempunyai nafsu makan yang melebihi normal. Padahal bilamana mereka makan tumbuhan tertentu maka tumbuhan itu akan berhenti tumbuh sampai kemudian mati. Demikian pula bila minum air dari suatu tempat maka airnya tidak akan bertambah lagi. Sehingga banyak sumber-sumber air dan sungai menjadi kering karenanya. Masyarakat di sekitar mereka pun harus menanggung dampaknya yaitu krisis pangan dan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena interaksi sosial yang tidak kondusif akibat masalah yang dibawa oleh &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ya’juj dan Ma’juj&lt;/span&gt; ini maka mereka kemudian cenderung mengisolasi diri di suatu celah gunung di tengah-tengah komunitas induk bangsa-bangsa keturunan Yafits lainnya, yang antara lain meliputi bangsa: Armenia, Rusia/Slavia, Romawi dan Turk di wilayah-wilayah luas seputar Laut Hitam. Namun bilamana mereka membutuhkan makan dan minum, akan keluar secara serentak bersama-sama ke daerah-daerah sekitarnya yang masih belum tersentuh oleh mereka sebelumnya. Karena kondisi fisiknya, mereka mampu menempuh perjalanan jauh dalam waktu relatif lebih pendek dibandingkan oleh manusia normal. Bagi golongan raksasa karena mereka mampu melangkah dengan jangkauan lebar sedangkan golongan liliput adalah karena sedemikian ringan bobotnya terhadap gravitasi bumi sehingga bila berjalan sangat cepat seperti meluncur bersama angin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada puncak keresahan masyarakat pada masa itu, Allah SWT kemudian mengutus salah satu hambaNya yang berkulit kehitaman (tetapi bukan termasuk ras negro) dengan dua benjolan kecil (tidak bertulang tanduk) di kedua sisi keningnya yang sebenarnya lebih sering tak tampak karena tertutupi oleh surbannya yaitu Nabi Dzul Qarnain a.s (QS 18:93) untuk menghadang laju Ya’juj dan Ma’juj yang telah menimbulkan kerusakan alam yang akan terus bertambah luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai petunjuk Allah, Nabi Dzul Qarnain a.s kemudian mengajak masyarakat di sekitar lokasi tempat tinggal Ya’juj dan Ma’juj untuk bersama-sama membuat dinding tembaga dan besi yang akan menutup satu-satunya lubang keluar masuk mereka (QS 18:96). Setelah selesai, masyarakat yang sebelumnya tinggal di dekat dinding diajak untuk meninggalkan lokasi yang sudah kering tanpa air dan tumbuhan tersebut menuju ke tempat lain yang lebih layak untuk dihuni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT juga mewahyukan kepada Nabi Dzul Qarnain a.s bahwa dinding itu akan terjaga dan baru akan terbuka bila saatnya tiba yaitu kelak menjelang datangnya Hari Kiamat (QS 18:98). Kemudian Allah menjadikan gaib (tidak terlihat) lokasi dinding tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya’juj dan Ma’juj yang telah terkurung terus berupaya membuka dinding logam tersebut dengan segala cara, bahkan dengan menjilatinya karena mereka tahu bahwa benda apapun yang mereka sentuh dengan mulutnya akan berhenti tumbuh/bertambah, kering atau tergerus. Cara ini mampu membuat bagian-bagian dinding yang mereka sentuh menjadi tipis. Namun setiap kali akan berlubang, Allah mengembalikan lagi kondisinya seperti semula. Untuk bertahan hidup selama terkurung di balik dinding, Allah menumbuhkan sejenis lumut, sebagai satu-satunya tumbuhan yang dapat terus tumbuh dan justru makin bertambah banyak setiap kali dimakan oleh masyarakat Ya’juj dan Ma’juj.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelak menjelang Kiamat, salah seorang pemimpin mereka mengatakan kata kunci “InsyaAllah” maka kemudian terbukalah dinding tersebut sekaligus kegaibannya dari penglihatan masyarakat luar sebelumnya. Dan Kaum Ya’juj dan Ma’juj yang selama ribuan tahun terkurung telah berkembang pesat jumlahnya akan turun bagaikan air bah (QS 21:96) memuaskan nafsu makan dan minumnya di segala tempat yang dapat mereka jangkau di bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat muslim termasuk Nabi Isa a.s yang telah terpojok di sebuah gunung (tur) lalu bersama-sama berdoa kepada Allah agar terhindar dari masalah akibat perbuatan Ya’juj dan Ma’juj. Kemudian Allah SWT memerintahkan ulat-ulat yang tiba-tiba menembus keluar dari tengkuk Ya’juj dan Ma’juj yang langsung mengakibatkan kematian mereka secara serentak. WalLahu a’lamu bil-shawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga bermampaat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari http://www.jaist.ac.jp&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3869194591042636691-6213216679969485548?l=edawah-moslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3869194591042636691/posts/default/6213216679969485548'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3869194591042636691/posts/default/6213216679969485548'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/08/yajuj-majuj.html' title='YA’JUJ &amp; MA’JUJ'/><author><name>azby</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-xLzNO1ibuGo/TteVUdiwxHI/AAAAAAAAAJc/ybFA5sfn_TY/s220/386334_321990007817547_100000196524311_1508442_680672819_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3869194591042636691.post-7366472674276397670</id><published>2011-08-18T23:02:00.000-07:00</published><updated>2011-08-18T23:20:24.081-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TOKOH ISLAM'/><title type='text'>LEGENDA WONG FEI HUNG</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-9fWOGexR-Qk/Tk390n496cI/AAAAAAAAADo/xOVu7uhuIVc/s1600/JetLiBeckons.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 212px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-9fWOGexR-Qk/Tk390n496cI/AAAAAAAAADo/xOVu7uhuIVc/s320/JetLiBeckons.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5642444988668045762" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Selama ini kita hanya mengenal &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Wong Fei Hung&lt;/span&gt; sebagai jagoan Kung fu dalam film Once Upon A Time in China. Dalam film itu, karakter &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Wong Fei Hung&lt;/span&gt; diperankan oleh aktor terkenal Hong Kong, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Jet Li&lt;/span&gt;. Namun siapakah sebenarnya Wong Fei Hung?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Wong Fei Hung &lt;/span&gt;adalah seorang Ulama, Ahli Pengobatan, dan Ahli Beladiri &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;legendaris &lt;/span&gt;yang namanya ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional China oleh pemerintah China. Namun Pemerintah China sering berupaya mengaburkan jatidiri Wong Fei Hung sebagai seorang muslim demi menjaga supremasi kekuasaan Komunis di China.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong Fei-Hung dilahirkan pada tahun 1847 di Kwantung (Guandong) dari keluarga muslim yang taat. Nama Fei pada Wong Fei Hung merupakan dialek Canton untuk menyebut nama Arab, Fais. Sementara Nama Hung juga merupakan dialek Kanton untuk menyebut nama Arab, Hussein. Jadi, bila di-bahasa-arab-kan, namanya ialah Faisal Hussein Wong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayahnya, Wong Kay-Ying adalah seorang Ulama, dan tabib ahli ilmu pengobatan tradisional, serta ahli beladiri tradisional Tiongkok (wushu/kungfu). Ayahnya memiliki sebuah klinik pengobatan bernama Po Chi Lam di Canton (ibukota Guandong). Wong Kay-Ying merupakan seorang ulama yang menguasai ilmu wushu tingkat tinggi. Ketinggian ilmu beladiri Wong Kay-Ying membuatnya dikenal sebagai salah satu dari Sepuluh Macan Kwantung. Posisi Macan Kwantung ini di kemudian hari diwariskannya kepada Wong Fei Hung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kombinasi antara pengetahuan ilmu pengobatan tradisional dan teknik beladiri serta ditunjang oleh keluhuran budi pekerti sebagai Muslim membuat keluarga Wong sering turun tangan membantu orang-orang lemah dan tertindas pada masa itu. Karena itulah masyarakat Kwantung sangat menghormati dan mengidolakan Keluarga Wong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasien klinik keluarga Wong yang meminta bantuan pengobatan umumnya berasal dari kalangan miskin yang tidak mampu membayar biaya pengobatan. Walau begitu, Keluarga Wong tetap membantu setiap pasien yang datang dengan sungguh-sungguh. Keluarga Wong tidak pernah pandang bulu dalam membantu, tanpa memedulikan suku, ras, agama, semua dibantu tanpa pamrih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara rahasia, keluarga Wong terlibat aktif dalam gerakan bawah tanah melawan pemerintahan Dinasti Ch’in yang korup dan penindas. Dinasti Ch’in ialah Dinasti yang merubuhkan kekuasaan Dinasti Yuan yang memerintah sebelumnya. Dinasti Yuan ini dikenal sebagai satu-satunya Dinasti Kaisar Cina yang anggota keluarganya banyak yang memeluk agama Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wong Fei-Hung mulai mengasah bakat beladirinya sejak berguru kepada Luk Ah-Choi yang juga pernah menjadi guru ayahnya. Luk Ah-Choi inilah yang kemudian mengajarinya dasar-dasar jurus Hung Gar yang membuat Fei Hung sukses melahirkan Jurus Tendangan Tanpa Bayangan yang legendaris. Dasar-dasar jurus Hung Gar ditemukan, dikembangkan dan merupakan andalan dari Hung Hei-Kwun, kakak seperguruan Luk Ah-Choi. Hung Hei-Kwun adalah seorang pendekar Shaolin yang lolos dari peristiwa pembakaran dan pembantaian oleh pemerintahan Dinasti Ch’in pada 1734.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hung Hei-Kwun ini adalah pemimpin pemberontakan bersejarah yang hampir mengalahkan dinasti penjajah Ch’in yang datang dari Manchuria (sekarang kita mengenalnya sebagai Korea). Jika saja pemerintah Ch’in tidak meminta bantuan pasukan-pasukan bersenjata bangsa asing (Rusia, Inggris, Jepang), pemberontakan pimpinan Hung Hei-Kwun itu niscaya akan berhasil mengusir pendudukan Dinasti Ch’in.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berguru kepada Luk Ah-Choi, Wong Fei-Hung kemudian berguru pada ayahnya sendiri hingga pada awal usia 20-an tahun, ia telah menjadi ahli pengobatan dan beladiri terkemuka. Bahkan ia berhasil mengembangkannya menjadi lebih maju. Kemampuan beladirinya semakin sulit ditandingi ketika ia berhasil membuat jurus baru yang sangat taktis namun efisien yang dinamakan Jurus Cakar Macan dan Jurus Sembilan Pukulan Khusus. Selain dengan tangan kosong, Wong Fei-Hung juga mahir menggunakan bermacam-macam senjata. Masyarakat Canton pernah menyaksikan langsung dengan mata kepala mereka sendiri bagaimana ia seorang diri dengan hanya memegang tongkat berhasil menghajar lebih dari 30 orang jagoan pelabuhan berbadan kekar dan kejam di Canton yang mengeroyoknya karena ia membela rakyat miskin yang akan mereka peras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan keluarga, Allah banyak mengujinya dengan berbagai cobaan. Seorang anaknya terbunuh dalam suatu insiden perkelahian dengan mafia Canton. Wong Fei-Hung tiga kali menikah karena istri-istrinya meninggal dalam usia pendek. Setelah istri ketiganya wafat, Wong Fei-Hung memutuskan untuk hidup sendiri sampai kemudian ia bertemu dengan Mok Gwai Lan, seorang perempuan muda yang kebetulan juga ahli beladiri. Mok Gwai Lan ini kemudian menjadi pasangan hidupnya hingga akhir hayat. Mok Gwai Lan turut mengajar beladiri pada kelas khusus perempuan di perguruan suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam awal kehidupan berkeluarganya, Tuhan mengujinya dengan berbagai cobaan. Seorang anaknya terbunuh dalam suatu insiden. Wong Fei-Hung tiga kali menikah karena istri-istrinya meninggal dalam usia pendek, lalu ia memutuskan untuk hidup sendiri sampai kemudian ia bertemu dengan  pasangan hidupnya yang terakhir bernama Mok Gwai Lan, seorang perempuan muda yang kebetulan juga sangat ahli beladiri. Mok Gwai Lan pun turut mengajar beladiri pada kelas perempuan di perguruan suaminya. Pada 1924 Wong Fei-Hung meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;demikian &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;legenda wong fei hung&lt;/span&gt; semoga bermampaat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dari berbagai sumber&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3869194591042636691-7366472674276397670?l=edawah-moslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3869194591042636691/posts/default/7366472674276397670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3869194591042636691/posts/default/7366472674276397670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/08/legenda-wong-fei-hung.html' title='LEGENDA WONG FEI HUNG'/><author><name>azby</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-xLzNO1ibuGo/TteVUdiwxHI/AAAAAAAAAJc/ybFA5sfn_TY/s220/386334_321990007817547_100000196524311_1508442_680672819_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-9fWOGexR-Qk/Tk390n496cI/AAAAAAAAADo/xOVu7uhuIVc/s72-c/JetLiBeckons.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3869194591042636691.post-4691023056571501464</id><published>2011-08-13T22:39:00.000-07:00</published><updated>2011-08-13T22:48:38.910-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tips menarik'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term=':'/><title type='text'>Claim blog di technorati membutuhkan token code di postingan blog</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-FJuaXfqe75o/TkdgbBE2VGI/AAAAAAAAADg/dKzVLuuStcc/s1600/untitled.bmp"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 181px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-FJuaXfqe75o/TkdgbBE2VGI/AAAAAAAAADg/dKzVLuuStcc/s320/untitled.bmp" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5640583075566343266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Buat teman-teman yang men-daftar blog di technorati. Saat melakukan claim blog membutuhkan kode unik (unique code), dimasukkan ke dalam postingan kemudian dipublish.&lt;br /&gt;Selanjutnya klik tombol verify di technorati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;unik kode: VJ7Q9R7HEQYJ &lt;br /&gt;blog     : http://edawah-moslem.blogspot.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3869194591042636691-4691023056571501464?l=edawah-moslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3869194591042636691/posts/default/4691023056571501464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3869194591042636691/posts/default/4691023056571501464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/08/claim-blog-di-technorati-membutuhkan.html' title='Claim blog di technorati membutuhkan token code di postingan blog'/><author><name>azby</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-xLzNO1ibuGo/TteVUdiwxHI/AAAAAAAAAJc/ybFA5sfn_TY/s220/386334_321990007817547_100000196524311_1508442_680672819_n.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-FJuaXfqe75o/TkdgbBE2VGI/AAAAAAAAADg/dKzVLuuStcc/s72-c/untitled.bmp' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3869194591042636691.post-2407843730576468950</id><published>2011-08-13T01:41:00.000-07:00</published><updated>2011-08-13T01:58:41.636-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dawah islamiah'/><title type='text'>Sejarah berdirinya organisasi kammi</title><content type='html'>pada kesempatan ini izinkan saya mengulang dan mengingatkan kembali sebuah organisasi besar yang menjadi wadah perjuangan untuk membela &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href='http://edawah-moslem.blogspot.com' title="dawah"&gt;&lt;b&gt; dawah &lt;b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; dan memperjuangkan hak2 kita sebagai masyarakat yang menuntut keadilan. yaitu &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href='http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/08/sejarah-berdirinya-organisasi-kammi.html' title="sejarah berdirinya organisasi kammi"&gt;&lt;b&gt; kammi &lt;b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;YUK SIMAK KAMMI ITU ASALNYA DARIMANA SICH....??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DASAR KEMUNCULAN KAMMI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Adanya indikator yang mematikan potensi bangsa.&lt;br /&gt;2. Urgensi Sebuah Tuntutan Reformasi&lt;br /&gt;3. Adanya Kepentingan Umat Islam Untuk Segera Berbuat&lt;br /&gt;4. Aksi Demontrasi dan Mimbar Bebas Semakin Menjamur.&lt;br /&gt;5. Mahasiswa Islam Merupakan Elemen Sosial.&lt;br /&gt;6. Suara Umat Islam Mulai Terabaikan.&lt;br /&gt;7. Depolitisasi Kampus Memandulkan Peran Mahasiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;WAKTU KELAHIRAN&lt;br /&gt;KAMMI muncul sebagai salah satu kekuatan alternatif Mahasiswa yang berbasis mahasiswa Muslim dengan mengambil momentum pada pelaksanaan Forum Silahturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FS-LDK) X seindonesia yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Malang.&lt;br /&gt; Acara ini dihadiri oleh 59 LDK yang berafiliasi dari 63 kampus (PTN-PTS) diseluruh Indonesia. Jumlah peserta keseluruhan kurang lebih 200 orang yang notabenenya para aktifis dakwah kampus. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KAMMI lahir para ahad tanggal 29 April 1998 PK.13.00 wib atau bertepatan dengan tanggal 1 Dzulhijah 1418 H yang dituangkan dalam naskah Deklarasi Malang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PEMILIHAN NAMA &lt;br /&gt;Pemilihan nama Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia yang kemudian disingkat KAMMI mengandung makna atau memiliki konsekwensi pada beberapa hal yaitu :&lt;br /&gt;1.	KAMMI adalah sebuah kekuatan terorganisir yang menghimpun berbagai elemen Mahasiswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.	Muslim baik perorangan maupun lembaga yang sepakat bekerja dalam format bersama KAMMI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.	KAMMI adalah sebuah gerakan yang berorientasi kepada aksi real dan sistematis yang dilandasi gagasan konsepsional yang matang mengenai reformasi dan pembentukan masyarakat Islami (berperadaban).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.	Kekuatan inti KAMMI adalah kalangan mahasiswa pada berbagai stratanya yang memiliki komitmen perjuangan keislaman dan kebangsaan yang jelas dan benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.	Visi gerakan KAMMI dilandasi pemahaman akan realitas bangsa Indonesia dengan berbagai kemajemukannya, sehingga KAMMI akan bekerja untuk kebaikan dan kemajuan bersama rakyat, bangsa dan tanah air Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERJALANAN KEPENGURUSAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepengurusan pertama adalah periode al-akh Fahri Hamzah, yakni sejak Deklarasi sampai Muktamar I di Bekasi pada bulan November 1998. &lt;br /&gt;Periode ini memfokuskan aktivitasnya kepada aktualisasi jaringan nasional untuk mengambil peran historis secara heroik dalam proses reformasi di Indonesia, yakni dengan menggiatkan aksi secara simultan, merata, kontinyu, dan menegaskan komitmen reformasi yang jelas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Periode ini adalah masa launching ke hadapan publik dan positioning awal KAMMI sebagai elemen gerakan mahasiswa yang diharap selalu mengambil peran terdepan dalam perjalanan sejarah Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Periode kedua adalah masa al-akh Fitra Arsil, yang terpilih untuk menggantikan akh Fahri dalam Muktamar I dan menjalankan amanah sampai Muktamar II di Yogyakarta pada bulan November 2000. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Periode ini memiliki tugas untuk secara serius menata infrastruktur organisasi KAMMI yang establish dan merancang sistem kaderisasi &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href='http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/08/sejarah-berdirinya-organisasi-kammi.html' title="sejarah berdirinya organisasi kammi"&gt;&lt;b&gt; kammi &lt;b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; yang lebih terstruktur.Juga melakukan berbagai aksi sosial dan kemanusiaan untuk ikut mengatasi beban rakyat yang ditimbulkan oleh krisis berkepanjangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Periode ketiga adalah masa al-akh Andi Rahmat yang terpilih dalam Muktamar II KAMMI di Yogyakarta dan direncanakan menjabat sampai tahun 2002.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Periode ini menekankan pentingnya positioning strategis KAMMI di tengah pluralitas gerakan yang ingin mewarnai proses transisi di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Namun hal tersebut tidak berlangsung lama, akh Andi Rahmat menyatakan mundur dari jabatannya pada bulan Maret 2001.&lt;br /&gt; Menyikapi hal tersebut, Badan Permusyawaratan (BP) KAMMI Pusat berinisiatif untuk menyelenggarakan Muktamar Luar Biasa (MLB) KAMMI di Bandung pada tanggal 20-22 April 2001. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;demikian sedikit ulasan tentang sejarah lahirnya organisasi &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href='http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/08/sejarah-berdirinya-organisasi-kammi.html' title="sejarah berdirinya organisasi kammi"&gt;&lt;b&gt; kammi &lt;b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: kammi.or.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3869194591042636691-2407843730576468950?l=edawah-moslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3869194591042636691/posts/default/2407843730576468950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3869194591042636691/posts/default/2407843730576468950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/08/sejarah-berdirinya-organisasi-kammi.html' title='Sejarah berdirinya organisasi kammi'/><author><name>azby</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-xLzNO1ibuGo/TteVUdiwxHI/AAAAAAAAAJc/ybFA5sfn_TY/s220/386334_321990007817547_100000196524311_1508442_680672819_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3869194591042636691.post-886958796894502979</id><published>2011-08-09T05:42:00.000-07:00</published><updated>2011-08-09T05:58:03.421-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tafakkur'/><title type='text'>Tentang sabar</title><content type='html'>Pada postingan kali ini aitu &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/08/tentang-sabar.html//"&gt;tentang sabar&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; Bulan Oktober 2010 sepertinya layak disebut bulan musibah, bulan petaka. Negeri ini seolah tiada hentinya didera beragam rupa bencana alam. Mulai banjir bandang yang menghantam Wasior, Papua, gempa dan tsunami yang menimpa Mentawai hingga letusan gunung Merapi di Yogyakarta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musibah atau bencana selalu melahirkan korban, baik jiwa maupun harta. Selalu melahirkan simpati dan empati sesama, seberapa pun kecilnya. Itulah kodrat manusiawi tiap insan yang memiliki kepekaan hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas apapun kausalitas bencana, entah ujian atau azab; selalu ada harapan untuk berbenah diri. Selalu ada kesempatan untuk merubah peringai dan perilaku. Dan salah satu sikap luhur yang perlu dilakoni adalah bersikap sabar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana dikatakan Imam Hasan al-Banna, sabar adalah lelaku mulia yang dapat menguatkan jiwa hingga mampu menanggung segala beban derita. Menjadikannya rela melawan berbagai kecenderungan, perasaan, dan hawa nafsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT berpesan, “Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.” (QS Ali 'Imran: 200).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa banyak musibah yang menjadi kecil dan berapa banyak malapetaka yang menjadi remeh di hadapan jiwa yang agung nan luhur, serta berapa banyak kondisi sulit yang dilapangkan oleh jiwa yang jauh dari keresahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang alim memandang kesabaran sebagai sarana untuk mengangkat derajat dan sebagai ujian untuk mengalihkan pelakunya dari satu kedudukan kepada kedudukan lain yang lebih tinggi dan lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka memandang berbagai musibah sebagai sarana untuk mendapatkan karunia dan anugerah Allah, serta meyakini bahwa semua kesulitan terlalu kecil dibandingkan petunjuk-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang dari mereka berujar, “Pedihnya ujian menjadi ringan bagimu lantaran pengetahuanmu bahwa yang mengujimu itu adalah Allah SWT. Sebab yang membuat ketetapan-ketetapan itu mengarah padamu adalah juga yang menunjukkan kepadamu ujian yang baik.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabar adalah salah satu kunci kebaikan yang dengannya berbagai limpahan pahala tercurahkan, dan merupakan salah satu guyuran hujan rahmat yang membawa kebaikan yang melimpah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/08/tentang-sabar.html"&gt;sabar&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap sebuah hubungan yang hebat. Semakin sempurna sikap sabar seseorang, semakin hebat kualiti hubungan yang boleh ia bangun. Manusia bijak adalah manusia yang merawat sikap sabarnya secara tekun dan penuh perhatian.Tanpa memiliki sikap sabar seseorang hanyalah akan menjadi budak dari kehidupan sisi negatif dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabar adalah hal yang mudah untuk diucapkan, tetapi sukar untuk dilaksanakan, mari kita menjadi orang yang lebih sabar. Karena sabar adalah kunci dari kejayaan. Siapa yang sabar dan berusaha dia akan meraih sukses. Mari kita tanamkan diri menjadi orang yang sabar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada tiga tingkatan orang sabar :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Orang yang dapat menekan habis dorongan hawa nafsu hingga tidak ada perlawanan sedikitppun, dan orang itu bersabar secara konstan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Orang yang tunduk total kepada dorongan hawa nafsunya sehingga motivasi agama sama sekali tidak dapat muncul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Orang yang senantiasa dalam konflik antara dorongan hawa nafsu dengan dorongan keberagamaan. Mereka adalah orang yang&lt;br /&gt;mencampuradukkan kebenaran dengan kesalahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ketahuilah bahwa sabar, jika dipandang dalam permasalahan seseorang adalah ibarat kepala dari suatu tubuh. Jika kepalanya hilang maka keseluruhan tubuh itu akan membusuk. Sama halnya, jika kesabaran hilang, maka seluruh permasalahan akan rusak".(Ali bin Abi Thalib)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;demikian ulasan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/08/tentang-sabar.html"&gt;tentang sabar&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; semoga bermampaat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   Chairul Akhmad (sabili)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3869194591042636691-886958796894502979?l=edawah-moslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3869194591042636691/posts/default/886958796894502979'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3869194591042636691/posts/default/886958796894502979'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/08/tentang-sabar.html' title='Tentang sabar'/><author><name>azby</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-xLzNO1ibuGo/TteVUdiwxHI/AAAAAAAAAJc/ybFA5sfn_TY/s220/386334_321990007817547_100000196524311_1508442_680672819_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3869194591042636691.post-8115208540665807496</id><published>2011-07-26T23:16:00.000-07:00</published><updated>2011-07-26T23:35:53.793-07:00</updated><title type='text'>Agar hidup tidak salah arah</title><content type='html'>Berbicara tentang &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href= http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/07/agar-hidup-tidak-salah-arah.html title=" agar hidup tidak salah arah "&gt;&lt;b&gt; agar hidup tidak salah arah &lt;b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; tak dapat dipisahkan dengan pemenuhan kebutuhan diri.dari kebutuhan yang paling dasar seperti makan,minum,pakaian,perumahan sampai yang lebih tinggi seperti rasa aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebutuhan itu timbul agar manusia dapat menyambung dan mempertahankan hidupnya.tak heran apabila semua itu orang lantas berlomba-lomba mendapatkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Namun perlombaan ini menjadi berbahaya jika manusia dalam usaha memenuhi kebutuhan hidupnya mengabaikan nilai-nilai agama islam.misalnya dalam berdagang,unsur-unsur yang dilarang agama seperti riba,manipulasi harga,penipuan,perampasan hak orang lain,kecurangan dalam menimbang,kecurangan dalam menimbang,masih sering dilakukan bahkan ada segelintir orang berkata,”zaman serba susah, mendapatkan yang haram saja susah apalagi yang halal,”&lt;span style="font-style:italic;"&gt;nauzubillah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href= http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/07/agar-hidup-tidak-salah-arah.html title=" agar hidup tidak salah arah "&gt;&lt;b&gt; agar hidup tidak salah arah &lt;b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; hanya untuk makan dan hidup,lalu apa bedanya dengan binatang? Cobalah perhatikan bagaimana siklus hidup binatang.ayam misalnya pagi-pagi keluar dari kandang.sehari penuh yang ada dalam instingnya adalah bagaimana supaya perutnya kenyang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi manusia dituntuk mengisi hidup agar bernjilai dimata allah SWT. Bukan sekedar mengisi perut layaknya binatang.karenanya orang-orang yang gagal memaknai hidupnya diancam allah dengan siksa yang sangat pedih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Dan sesungguhnya kami jadikan untuk(isi neraka jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia,mereka mempunyai hati,tetapi tidak dipergunakan untuk memahami(ayat-ayat Allah), mempunyai mata tetapi tidak dipergunakan untuk melihat(tanda-tanda kekuasaan Allah). Dan mempunyai telinga(tetapi) tidak dipergunakan untuk mendengar (Ayat-ayat Allah).mereka itu bagai binatang ternak,bahkan lebih sesat lagi.mereka itulah orang-orang yang lalai.&lt;/span&gt;”(QS.Al-A’raf:179)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Memang,kian hari problema hidup kian kompleks.kemajuan teknologi membuat hidup penuh persaingan ganas.Siapa tak punya keahlian akan terlindas dalam persaingan.tapi tak berarti hidup harus mengalah dan menyerah.Bagi seorang mukmin,justru ditengah kesulitan itu,kebutuhan untuk berpegang kuat kepada nilai-nilai islam semakin besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebab dari sanalah upaya mencari ridha Allah bisa dilabuhkan.Tinggal kemudian,langkah-langkah memenuhi kebutuhan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href= http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/07/agar-hidup-tidak-salah-arah.html title=" agar hidup tidak salah arah "&gt;&lt;b&gt; agar hidup tidak salah arah &lt;b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; dijalani dengan ikhlas,memilioh hanya yang halal,lserta yakin bahwa Allah pasti menolong orang-orang yang bertakwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tak berlebihan bila seorang penyair pernah bersenandung:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Bertakwalah kepada Allah jika engkau lalai rezeki datang dari arah yang tidak engkau ketahui&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Betapa engkau takut melarat sedang Allah pemberi rezeki&lt;br /&gt;Dia memberi rezeki kepada burung dan ikan dilaut &lt;br /&gt;Barang siapa mengira rezeki datang lewat kekuatan&lt;br /&gt;Tentu burung pipit tak akan kebagian&lt;br /&gt;Karena ada burung rajawali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jauhilah kecendrungan dunia&lt;br /&gt;Karena engkau tidak tahu&lt;br /&gt;Jika malam tiba apakah kau akan hidup sampai pagi&lt;br /&gt;Berapa banyak orang mati tampa mengalami penyakit&lt;br /&gt;Dan betapa banyak orang yang sakit berusia panjang betapa benyak pemuda tertawa-tawa pagi dan petang&lt;br /&gt;Sedangkan kain kafannya ditenun oleh orang lain&lt;br /&gt;Barang siapa hidup seribu atau dua ribu tahun pasti suatu hari akan masuk liang kubur juga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;jangan lupa komentarnya ya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Ummu raudhah)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3869194591042636691-8115208540665807496?l=edawah-moslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3869194591042636691/posts/default/8115208540665807496'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3869194591042636691/posts/default/8115208540665807496'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/07/agar-hidup-tidak-salah-arah.html' title='Agar hidup tidak salah arah'/><author><name>azby</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-xLzNO1ibuGo/TteVUdiwxHI/AAAAAAAAAJc/ybFA5sfn_TY/s220/386334_321990007817547_100000196524311_1508442_680672819_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3869194591042636691.post-3357058219083040827</id><published>2011-07-23T19:12:00.000-07:00</published><updated>2011-07-23T19:19:34.867-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TOKOH ISLAM'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SYARIAH'/><title type='text'>Tentang Ibnu Taimiyah</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href='http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/07/tentang-ibnu-taimiyah.html&lt;br /&gt;' title="tentang ibnu taimiyah"&gt;&lt;b&gt;tentang ibnu taimiyah&lt;b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; adalah tokoh yang hidup pada zaman akhir dinasti abasiyah tepatnya abad kedelapan (w.728 H) dimana ketika itu negeri-negeri arab diserang oleh bangsa tartar yang menyerang mereka pada tahun 699 H. oleh karena itu,segala pemikirannya dipengaruhi oleh kebijakan dan intervensi bangsa tartar terhadap negeri arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaruh tartar tidak hanya pada politik dan ekonomi saja,Bahkan mencakup pola pikir dan ibadah ritual masyarakat.pada masa tersebut perbuatan bi’dah,pemikiran filsapat,dan mantiq yang menjerumuskan masyarakat sangat berpengaruh.&lt;br /&gt;Ibnu taimiyah sendiri sempat mempelajari filsafat dan mantiq yang hasil akhirnya dia berkesimpulan bahwa filsafat dan mantiq tidak boleh dipelajari ummat islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href='http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/07/tentang-ibnu-taimiyah.html&lt;br /&gt;' title="tentang ibnu taimiyah"&gt;&lt;b&gt;tentang ibnu taimiyah&lt;b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; adalah pejuang pena yang banyak membimbing masyarakatnya sehingga ditakuti oleh para pemimpin yang zhalim dan bangsa tartar.kehidupan penuh dengan tantangan sehingga keluar masuk penjara dan bahkan diasingkan.dalam suatu riwayat disebutkan bahwa dia menulis buku lebih dari 300.000 judul buku.pada masa selanjutnya para ulama berusaha mengumpulkan buku-buku tersebut dalam satu judul buku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian sedikit sajian tentang sosok salah satu Tokoh Islam yaitu &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href='http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/07/tentang-ibnu-taimiyah.html&lt;br /&gt;' title="tentang ibnu taimiyah"&gt;&lt;b&gt;tentang ibnu taimiyah&lt;b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;walaupun sangat singkat tapi semoga bermampaat dan saya sangat berharap dari pembaca ada yang mau menambahkan…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3869194591042636691-3357058219083040827?l=edawah-moslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3869194591042636691/posts/default/3357058219083040827'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3869194591042636691/posts/default/3357058219083040827'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/07/tentang-ibnu-taimiyah.html' title='Tentang Ibnu Taimiyah'/><author><name>azby</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-xLzNO1ibuGo/TteVUdiwxHI/AAAAAAAAAJc/ybFA5sfn_TY/s220/386334_321990007817547_100000196524311_1508442_680672819_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3869194591042636691.post-790337676716640122</id><published>2011-07-22T21:17:00.000-07:00</published><updated>2011-07-26T23:14:00.467-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SYARIAH'/><title type='text'>Apa yang dimaksud dengan taubat nasuha? Bagaimana cara melakukannya?</title><content type='html'>Sesungguhnya tidak satu manusia pun di alam ini yang terbebas dari dosa walaupun kecil. Namun demikian Allah swt dengan rahmatnya kepada hamba-hamba-Nya selalu memberikan kepada mereka yang berbuat dosa kesempatan untuk bertaubat dari segala dosa dan kesalahan. Allah selalu membukakan pintu taubat-Nya bagi hamba-hamba-Nya yang mau bertaubat selama ruhnya belum berada di kerongkongan atau matahari terbit dari barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href='http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/07/apa-yang-dimaksud-dengan-taubat-nasuha.html&lt;br /&gt;' title="apa yang dimaksud taubatan nasuha"&gt;&lt;b&gt;taubatan nasuha&lt;b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; dari dosa menurut Al Ghozali adalah kembali kepada Sang Maha Penutup aib dan Yang Maha Mengetahui yang ghaib (Allah swt). Ia merupakan awal perjalan orang-orang yang berjalan, modal orang-orng sukses, langkah awal para pencinta kebaikan, kunci istiqomah orang-orang yang cenderung kepada-Nya, awal pemilihan dari orang-orang yang mendekatkan dirinya, seperti bapak kita Adam as dan seluruh para Nabi.(Ihya Ulumuddin juz IV hal 3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;taubat &lt;/span&gt;seorang yang berdosa hendaklah dilakukan secara serius dan sungguh-sungguh bukan bertaubat kemudian dengan mudahnya dia mengulangi lagi perbuatan maksiatnya. Inilah yang disebut dengan Taubat Nashuha artinya taubat yang sebenar-benarnya, murni dan tulus, sebagaimana firman Allah swt,”Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang mukmin yang bersama dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: "Ya Rabb Kami, sempurnakanlah bagi Kami cahaya Kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu." (QS. At Tahrim : 8)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dosa yang dilakukan seorang manusia baik yang terkait dengan Allah swt, seperti : tidak menjalankan perintah-perintah-Nya ataupun dosa yang terkait dengan manusia lainnya, seperti : mencuri harta bendanya dan lainnya, menuntutnya untuk melakukan taubat agar Allah swt memberikan ampunan kepadanya dan manusia yang dizhalimi tersebut memberikan pemaafan kepadanya.&lt;br /&gt;Cara-cara melakukan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href='http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/07/apa-yang-dimaksud-dengan-taubat-nasuha.html&lt;br /&gt;' title="apa yang dimaksud taubatan nasuha"&gt;&lt;b&gt;taubatan nasuha&lt;b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Meninggalkan kemaksiataan yang dilakukannya.&lt;br /&gt;2. Menyesali perbuatannya.&lt;br /&gt;3. Bertekad kuat untuk tidak mengulangi lagi selama-lamanya.&lt;br /&gt;4. Jika terkait dengan hak-hak orang lain maka hendaklah ia mengembalikannya kepada yang memilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Katsir mengatakan tentang Taubat Nasuha:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Adalah Taubat yang benar dan serius,yaitu membersihkan dosa-dosa yang lalu, kemudian meninggalkan semua dosa saat ini juga, sambil menyesalinya dan bertekad tidak mengulanginya lagi di masa datang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dalam penjelasan tentang keluasan ampunan Allah SWT dan rahmat-Nya bagi orang-orang yang bertaubat. Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah: “Hai hamba-hambaKu yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Az-Zumar: 53)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; demikian sedikit ulasan tentang &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href='http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/07/apa-yang-dimaksud-dengan-taubat-nasuha.html&lt;br /&gt;' title="apa yang dimaksud taubatan nasuha"&gt;&lt;b&gt;taubatan nasuha&lt;b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; semoga bermampaat&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3869194591042636691-790337676716640122?l=edawah-moslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3869194591042636691/posts/default/790337676716640122'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3869194591042636691/posts/default/790337676716640122'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://edawah-moslem.blogspot.com/2011/07/apa-yang-dimaksud-dengan-taubat-nasuha.html' title='Apa yang dimaksud dengan taubat nasuha? Bagaimana cara melakukannya?'/><author><name>azby</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-xLzNO1ibuGo/TteVUdiwxHI/AAAAAAAAAJc/ybFA5sfn_TY/s220/386334_321990007817547_100000196524311_1508442_680672819_n.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3869194591042636691.post-3077806626164395669</id><published>2009-07-23T19:34:00.000-07:00</published><updated>2011-08-09T06:30:43.220-07:00</updated><title type='text'>contact</title><content type='html'>If you have any questions or comments, please feel free to contact me at the following email&lt;br /&gt;address:&lt;br /&gt;hisbullahanwar@gmail.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I'll respond back typically within 24 hours&lt;br /&gt;. Thanks!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;blog &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://edawah-moslem.blogspot.com"&gt;dawah&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3869194591042636691-3077806626164395669?l=edawah-moslem.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3869194591042636691/posts/default/3077806626164395669'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3869194591042636691/posts/default/3077806626164395669'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://edawah-moslem.blogspot.com/2010/07/contact.html' title='contact'/><author><name>azby</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-xLzNO1ibuGo/TteVUdiwxHI/AAAAAAAAAJc/ybFA5sfn_TY/s220/386334_321990007817547_100000196524311_1508442_680672819_n.jpg'/></author></entry></feed>
